Fenomena Masker Saat Pandemi, Ikuti 6 Langkah Mudah Usir Jerawat

·Bacaan 3 menit

VIVA – Pandemi COVID-19 membuat masyarakat wajib menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya, kewajiban menggunakan masker yang ternyata membuat banyak orang, khususnya para remaja maupun anak muda yang memiliki masalah kulit seperti jerawat.

Berdasarkan hasil market research yang dilakukan PT. Arya Noble di tahun 2021, mayoritas usia muda khususnya di bawah 30 tahun, mengalami masalah kulit terutama jerawat setelah pandemi, sehingga semakin banyak anak muda yang semakin aware untuk merawat kulitnya, tidak hanya dengan menggunakan skincare, tetapi juga melakukan treatment di klinik.

Harry Dao, MD, FAAD, dokter kulit dari Loma Linda University Health menjelaskan fenomena maskne ini sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir. Istilah medis untuk "masker yang bisa memicu jerawat" adalah acne mechanicala, suatu kondisi kulit yang disebabkan oleh pemakaian alat pelindung diri wajah yang berkepanjangan.

“Masker menimbulkan panas, gesekan dan oklusi pada kulit dan ketika dikombinasikan dengan lingkungan yang lembab dari bernapas, berbicara atau berkeringat, ini adalah resep untuk berjerawat,” kata Dao. “Pori-pori tersumbat dan bisa menjadi jerawat atau kista jerawat. Selain itu, oklusi yang berkepanjangan, panas dan keringat dapat menyebabkan kulit menjadi kering, gatal, dan kasar.”

Jerawat, bukan satu-satunya kondisi kulit yang dilaporkan oleh pemakai masker, kata Dao. Masalah kulit masker wajah umum lainnya meliputi dermatitis kontak alergi, rosacea, hingga folikulitis.

Bagaimana mencegahnya? Dao menawarkan enam tips perawatan kulit untuk melindungi wajah Anda dari iritasi masker.

Cuci muka

Gunakan pembersih lembut yang bebas pewangi dan minyak dan bilas dengan air hangat. Ini mencegah kotoran dan minyak terperangkap di permukaan kulit, yang menyebabkan jerawat. Dao menyarankan bahwa wajah harus selalu bersih sebelum memakai masker.

Hal ini pula yang ditawarkan Dermies, dengan berbagai solusi untuk mengatasi masalah kulit berminyak, komedo, berjerawat dan juga kusam. Dermies memiliki rangkaian skin care Dermies dengan formula yang aman, lembut, dan pastinya sudah teregistrasi BPOM.

Selain skincare, Dermies juga memiliki beragam rangkaian treatment yang dikerjakan langsung oleh para dokter, perawat dan terapis wajah profesional di klinik serta produk racikan, sehingga dapat mengatasi berbagai permasalahan kulit & hasil yang didapatkan juga lebih optimal.

Oleskan pelembab

Tidak hanya akan membuat kulit Anda terhidrasi, itu juga akan bertindak sebagai penghalang antara wajah dan masker Anda, mengurangi gesekan. Oleskan pada wajah yang telah dibersihkan sebelum dan sesudah memakai masker.

Dao mengatakan untuk mencari pelembab yang mengandung ceramides, hyaluronic acid, atau dimethicone, yang akan memberikan perlindungan ekstra. Berhati-hatilah untuk menghindari wewangian di antara alergen kontak umum lainnya. Ini mungkin memerlukan trial and error untuk menemukan formulasi yang tepat untuk jenis kulit Anda.

Singkirkan riasan

Mengenakan riasan kulit di bawah masker menyebabkan pori-pori tersumbat dan berjerawat, menurut American Academy of Dermatology. Residu riasan juga akan mengotori masker Anda.

Cuci masker

Jika memakai masker katun, cucilah setelah setiap kali digunakan karena permukaannya mengandung kotoran dan minyak dan dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dari hidung dan mulut Anda.

Pilih sabun cuci yang bebas pewangi

Wewangian dapat mengiritasi kulit Anda. Hindari juga menambah pelembut kain. Tambahkan pencuci asam glikolat dan pelembab ringan “non-komedogenik” ke dalam rejimen pra-masker Anda. Jika jerawat, kemerahan atau bengkak masih berlanjut, cari perawatan medis dengan dokter Anda seperti Klinik Dermies yang baru saja diluncurkan.

Konsultasi klinik terpercaya

Konsep klinik Dermies pun unik dan berbeda dengan tempat perawatan kulit pada umumnya, suasananya sangat fun, anak muda, instagramable dan modern. Selain itu yang unik dari Dermies adalah teknologinya yang kekinian seperti self-registration machine atau photobooth untuk mengambil foto kondisi kulit yang semakin menambah keseruan experience journey di Dermies.

Terdapat juga mural wall di mana customer juga bisa sambil berfoto / selfie sambil menunggu treatment.

“Dermies hadir sebagai solusi perawatan kulit yang terpercaya untuk kaum muda dengan harga yang terjangkau serta menjadi support system yang bisa diandalkan agar para kaum muda semakin tampil percaya diri. Walaupun memiliki konsep yang berbeda dari ERHA, namun seluruh kualitas baik pelayanan medis, produk dan service yang diberikan mengacu seperti ERHA yang sudah terbukti selama selama ini selalu memberikan yang terbaik bagi para konsumen,” tutur Vergina Butar-Butar selaku Chief of Dermies OTC & Clinical Product Ecosystem.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel