Fenomena Misterius Sekelompok Berang-Berang Terkam Anjing Hingga Manusia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sekelompok berang-berang sungai (Lutra Canadensis) secara misterius menyerang orang dewasa, anak-anak dan anjing di Anchorage, Alaska. Tiga berang-berang melukai seorang anak dilaporkan di seluruh kota pada bulan September.

Dilansir Live Science, Selasa (5/10/21), pejabat terkemuka dari Alaska Department of Fish and Game (ADFG) meminta penduduk untuk waspada di sekitar danau.

Seorang anak bernama Ayden Fernandez berusia 9 tahun sedang bermain bersama saudaranya, ia merekam empat berang-berang yang berada di kolam bebek. Tak disangka, seekor berang-berang menyerangnya hingga ia tersandung dan jatuh saat dikejar, lalu anak tersebut diterkam.

Tiffany Hernandez, ibu dari seorang anak yang berusia 9 tahun itu mengatakan kepada Anchorage Daily News, "Dia memiliki dua bekas taring di paha belakang, dan satu di paha depan pada setiap kakinya. Selain itu, dia memiliki satu luka tusukan di kakinya. Dia akhirnya jatuh saat melarikan diri dan hewan itu menahan di punggungnya".

Pada akhirnya, Ayden dibawa ke ruang gawat darurat untuk menerima vaksinasi rabies dan booster. Tak terhenti di situ, pada akhir bulan terjadi serangan yang sama pada seorang wanita yang sedang menyelamatkan anjingnya dari kelompok berang-berang. Lalu, dilaporkan dari danau yang sama, hewan itu menyerang anjing.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Berang-Berang Menyerang Anjing

Ilustrasi berang-berang laut. (dok.Anchor Lee/Unsplash.com)
Ilustrasi berang-berang laut. (dok.Anchor Lee/Unsplash.com)

Terungkap, bukan pertama kalinya berang-berang menyerang anjing di kota. Pada tahun 2019, terjadi dua insiden pada anjing ladradooble dan anjing husky. Seekor anjing itu diserang dan ditarik ke bawah air oleh berang-berang saat berenang di danau di Anchorage.

Pemilik anjing campuran husky itu bahkan harus melompat mengejar hewannya untuk melawan berang-berang. Kedua anjing selamat walau telah menerima gigitan dan tebasan yang membutuhkan beberapa jahitan.

Tak diketahui berapa berang-berang yang terlibat dalam insiden ini. Menurut Battle, ia memperkirakan ada empat bahkan lima berang-berang yang terlibat.

Menurut Battle, kelompok berang-berang yang terlibat dalam serangan, terdapat kumpulan berang-berang dewasa. Pada umumnya, berang-berang tidak pernah menunjukkan reaksi sekuat ini terhadap anjing dan manusia. Mereka adalah hewan yang ingin tahu, tetapi biasanya tidak agresif terhadap manusia atau anjing.

Serangan yang Dilakukan Berang-Berang Terus Terjadi

Ilustrasi Berang-Berang di Danau (Lilian Dibbern/Unsplash)
Ilustrasi Berang-Berang di Danau (Lilian Dibbern/Unsplash)

Battle mengatakan, mungkin ada semacam insiden yang melibatkan seekor anjing yang membawa mereka ke jalan ini, setelah itu berang-berang belajar untuk mengambil tindakan agresif terhadap anjing tetapi tidak mungkin untuk mengatakannya.

Sebuah analisis 2011 oleh Oceanographic Environmental Research Society menemukan bahwa sejak 1875, di Amerika Serikat telah dilaporkan terjadi serangan berang-berang liar. Hal ini terjadi 15 di Florida, dan 24 dari berang-berang penyerang menderita rabies.

Berang-berang biasanya hanya menimbulkan luka ringan pada manusia, tetapi berbeda dengan kasus yang paling ekstrem ini, berang-berang menyerang dengan brutal yang dimana korban harus menerima 200 jahitan.

Penulis : Alicia Salsabila

Infografis Waspadai 3 Gejala Khusus Covid-19 pada Lansia

Infografis Waspadai 3 Gejala Khusus Covid-19 pada Lansia. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Waspadai 3 Gejala Khusus Covid-19 pada Lansia. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel