Fenomena Serbuan Kawanan Hiu Langka

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Serbuan kawanan hiu langka menjadi fenomena. Ada puluhan jumlahnya. Mereka berhimpun di perairan dangkal dan hangat.

Sirip hiu terlihat mencuat, mengiris permukaan air Laut Mediterania. Berenang melewati seorang perenang di lepas pantai Kota Hadera di utara Tel Aviv, Israel pada 20 April 2021.

Air Hangat Menarik Hiu ke Pantai Mediterania. (JACK GUEZ/AFP)
Air Hangat Menarik Hiu ke Pantai Mediterania. (JACK GUEZ/AFP)

Pemandangan udara hiu berenang di dekat kayak dan tiga wisatawan. Hiu di perairan ini dapat tumbuh hingga mencapai panjang 3 meter.

Air Hangat Menarik Hiu ke Pantai Mediterania. (JACK GUEZ/AFP)
Air Hangat Menarik Hiu ke Pantai Mediterania. (JACK GUEZ/AFP)

Ini bukan momen mencekam seperti yang dibayangkan saat berhadapan langsung dengan hiu. Pelancong justru mendekat meski tidak menyentuhnya, bahkan merekam hiu dengan ponsel.

Air Hangat Menarik Hiu ke Pantai Mediterania. (JACK GUEZ/AFP)
Air Hangat Menarik Hiu ke Pantai Mediterania. (JACK GUEZ/AFP)

Fenomena langka serbuan hiu ini terjadi tahunan. Hiu berkumpul setiap tahun di dekat tempat saluran keluar air panas pembangkit listrik yang mengalir ke Laut Mediterania, sehingga air laut menjadi hangat.

Air Hangat Menarik Hiu ke Pantai Mediterania. (JACK GUEZ/AFP)
Air Hangat Menarik Hiu ke Pantai Mediterania. (JACK GUEZ/AFP)

Hiu berenang melewati seorang perempuan berpakaian selam. Penyelam amatir dan profesional telah diperingatkan agar tidak berenang bersama hiu.

Air Hangat Menarik Hiu ke Pantai Mediterania. (JACK GUEZ/AFP)
Air Hangat Menarik Hiu ke Pantai Mediterania. (JACK GUEZ/AFP)

Otoritas Taman dan Alam Israel menyatakan interaksi dengan hiu tidak dapat diprediksi atau dikendalikan. Apalagi telah terjadi perubahan perilaku hiu dalam beberapa hari terakhir.

Air Hangat Menarik Hiu ke Pantai Mediterania. (JACK GUEZ/AFP)
Air Hangat Menarik Hiu ke Pantai Mediterania. (JACK GUEZ/AFP)

Mayoritas hiu kehitaman atau Carcharhinus obscurus dan sebagian kecil hiu pasir atau Carcharhinus plumbeus yang mendekati perairan Laut Mediterania terancam punah. Memberi makan atau mengganggu mereka adalah pelanggaran hukum.