Fenomena Super Moon Terakhir di Tahun Ini, Catat Tanggalnya

Merdeka.com - Merdeka.com - Bulan purnama berikutnya, dan "Super Moon" terakhir di tahun ini akan muncul pekan depan pada Kamis, 11 Agustus.

Super Moon yang juga disebut Sturgeon Moon ini puncaknya akan terjadi pada pukul 21.36 dan akan terlihat lebih besar ketika terbit di timur saat matahari terbenam, dikutip dari The Independent, Kamis (4/8).

Super Moon terjadi ketika bulan purnama bertepatan dengan perigee Bulan atau titik terdekat Bulan ke Bumi. Super Moon dapat terlihat 14 hingga 30 persen lebih terang daripada Bulan purnama pada apogee, atau titik di mana Bulan berada pada jarak terjauh dari Bumi di sepanjang orbitnya.

Puncak Bulan purnama yang akan datang akan tertinggal satu hari dari perigee Bulan, dengan pendekatan terdekat Bulan terjadi pada Rabu 10 Agustus sore.

Seberapa besar perbedaan yang akan terlihat oleh para pemantau biasa masih bisa diperdebatkan; Bulan akan terlihat penuh dari Rabu hingga Jumat.

Namun, Sturgeon Moon dapat meredam aktivitas pengamatan langit lainnya.

Puncak bulan purnama 11 Agustus juga bertepatan dengan hujan meteor Perseids, yang umumnya dianggap sebagai salah satu hujan meteor terbaik tahun ini. Akibat Bumi melewati ekor komet 109P/Swift-Tuttle, yang membutuhkan 133 tahun untuk mengorbit Matahari, Perseid akan mencapai puncaknya pada 13 Agustus, tetapi akan tetap aktif hingga 1 September. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel