Fenomena Zoom Fatigue, Kelelahan Akibat Sering Meeting Virtual

·Bacaan 1 menit

DREAMERS.ID - Di masa pandemi, hampir semua pekerjaan dilakukan secara virtual. Sehingga menyebabkan munculnya fenomena zoom fatigue, kondisi kelelahan karena terlalu sering menjalani pertemuan secara virtual atau berbincang menggunakan aplikasi seperti Zoom Meeting.

Meski Zoom saat ini adalah cara baru manusia beradaptasi di tengah pandemi Covid-19, tapi para ahli mengatakan semakin banyak orang mengalami Zoom fatigue. Meningkatnya kelelahan akibat zoom fatigue, juga berdampak pada tingginya masalah gangguan kesehatan mental.

"Banyak dari kita yang saat ini melakukan Zoom meeting untuk bekerja sepanjang hari, sehingga menganggap sosialisasi menggunakan fasilitas ini jadi tidak menarik," ujar Neda Gould, PhD, Psikolog Klinis sekaligus Direktur Program Mindfulness John Hopskins Medicine, mengutip Healthline via Suara.

Lanjut melansir Suara, banyak orang yang juga harus menghadapi masalah teknis yang tidak terduga, seperti percakapan yang terganggu, berhenti tiba-tiba, dan perasaan tidak nyaman karena mendapat respon yang terlambat atau tidak maksimal.

Hasilnya, banyak orang kehilangan kemampuan untuk berinteraksi secara interpersonal dengan orang lain, seperti kurang memerhatikan isyarat-isyarat dan simbol saat berkomunikasi yang sama pentingnya.

"Sepanjang sejarah kehidupan manusia, kita terbiasa membaca emosi dan isyarat nonverbal dari orang lain, untuk membantu kita memprediksi lingkungan sekitar, dan hal ini jauh lebih sulit dilakukan di zoom," terang Julianne Holt Lunstad, Profesor Psikologi dan Ilmu Saraf Universitas Brigham Young.

Berita Lainnya :

Penelitian Sebut Terinfeksi COVID-19 Dapat Lindungi Infeksi Virus Lain

Waspada Varian Virus Corona Baru, Indonesia Larang Kedatangan dari Inggris