Ferdy Sambo Besok Diperiksa Terkait Obstruction of Justice, Lokasi Masih Dirahasiakan

Merdeka.com - Merdeka.com - Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo diperiksa penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri sebagai tersangka obstruction of justice atau menghalang-halangi penyelidikan kasus kematian Brigadir J. Pemeriksaan akan dilakukan pada Rabu (7/9).

"Yang bersangkutan besok jadwal FS diperiksa di Dittipidsiber," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian saat dihubungi, Selasa (6/9).

Namun Andi tak menjelaskan secara rinci lokasi pemeriksaan Ferdy Sambo. Apakah akan diperiksa di Bareskrim Polri atau di Markas Komando (Mako) Brigade Mobile (Brimob) Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, tempat Ferdy Sambo ditahan.

"Iya (pemeriksaan obstruction of justice)," ujar dia.

Tujuh Tersangka Obstruction of Justice

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri sebelumnya menetapkan tujuh perwira polisi sebagai tersangka kasus menghalang-halangi penyidikan atau Obstruction of Justice.

Tujuh perwira polisi diduga tak profesional dalam mengusut awal kematian Brigadir J itu adalah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Kasubnit I Subdit III Dittipidum AKP Irfan Widyanto dan mantan Karopaminal Divisi Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan.

Kemudian mantan Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri Kombes Agus Nurpatria, mantan Wakaden B Biropaminal Divisi Propam Polri AKBP Arif Rahman Arifin, mantan Ps. Kasubbag Riksa Baggak Etika Rowabprof Divpropam Polri Kompol Baiquni Wibowo dan mantan PS Kasubbagaudit Baggak Etika Rowabprof Divisi Propam Polri Kompol Chuk Putranto. Tujuh perwira polisi itu telah ditetapkan sebagai tersangka. [gil]