Ferdy Sambo Diperiksa sebagai Tersangka pada Senin, Sehari Sebelum Diumumkan Kapolri

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan Irjen Ferdy Sambo (FS) sebagai tersangka terkait kasus tewasnya Brigadir J alias Nopryansyah Yosua Hutabarat. Dalam kasus ini, Ferdy Sambo dipersangkakan Pasal 340 subsider Pasal 338 Juncto Pasal 55, 56.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, mantan Kadiv Propam tersebut langsung dilakukan pemeriksaan oleh Tim Khusus (Timsus) Polri, pada Senin (8/8) kemarin.

"(Pemeriksaan perdana FS sebagai tersangka) Info dari penyidik Senin," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dihubungi, Rabu (10/8).

Ternyata, pemeriksaan tak hanya dilakukan terhadap Ferdy Sambo saja. Melainkan juga terhadap istri dari Ferdy Sambo, PC.

"Info dari penyidik pemeriksaan awal Senin lalu, untuk pendalaman lanjut tunggu info," ujarnya.

Jenderal bintang dua ini menegaskan, pemeriksaan terhadap keduanya itu dilakukan oleh penyidik Timsus Polri.

"(Yang periksa) Penyidik Timsus Polri," tutupnya.

Irjen Ferdy Sambo Tersangka

Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo ditetapkan menjadi tersangka kematian Brigadir J di rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Ferdy Sambo memberikan perintah untuk menghabisi Brigadir J. Sambo pun dijerat pasal pembunuhan berencana.

"Berdasarkan peran dijerat Pasal 340 subsider 338 Jo 55 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara 20 tahun," kata Kabareskrim Komjen Agus Andrianto di Mabes Polri, Selasa (9/8).

Sementara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Irjen Ferdy Sambo langsung ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Saat ini, Ferdy Sambo masih ditempatkan di lokasi khusus di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

"Sekarang posisi FS ada di Mako Brimob ditempatkan di tempat khusus. Nanti akan dilakukan penahanan setelah ada pemeriksaan dari timsus," kata Sigit. [eko]