Fergie Pusing Pemain Minta Dimainkan Lawan Madrid

Liputan6.com, Manchester : Tidak ada yang memungkiri, apabila impian pesepakbola adalah bermain dalam partai besar, seperti laga Manchester United melawan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions. Karenanya, tidaklah salah apabila ada pemain yang meminta kepada pelatih atau manajer mereka untuk dimainkan dalam sebuah pertandingan big match.

Hal ini pun berhasil membuat Manajer MU Sir Alex Ferguson merasa pusing, dengan adanya pemain yang meminta dimainkan di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Old Trafford, Selasa (5/3/13) malam waktu setempat atau Rabu (6/3/13) dinihari WIB nanti.

Ferguson pun tahu betul apabila pekerjaan paling berat untuknya adalah membuat para pemain MU bahagia, dan beberapa diantara pemain sudah barang tentu akan ada yang merasa kecewa saat mengetahui apabila dirinya tidak dimainkan saat melawan Madrid.

Untuk itu, manajer berusia 71 tahun ini mencoba memberi contoh lewat pemain veteran MU Paul Scholes, yang berhasil merasakan treble bersama MU pada 1999. Di musim 1998-1999, Scholes tidak pernah menjadi starter di setiap laga besar yang dijalani MU.

Pada 1999, saya tidak memainkan Paul Scholes di perempat final melawan Inter Milan, tapi dia akhirnya berhasil mencetak gol penentu untuk kami, ujar Ferguson. Saya tidak memainkannya di semifinal karena saya tidak ingin mengambil risiko untuknya dan Roy Keane yang sama-sama telah mendapat kartu kuning. Dia menerimanya, namun dia akhirnya gagal menikmati final, Ferguson menjelaskan.

Pemain dapat tiba-tiba menemukan permainan terbaiknya saat bermain di final atau pertandingan penting di liga, karena itulah tipe skuat yang saya miliki. Dalam beberapa momen sangat sulit merotasi pemain. Mereka semua ingin bermain melawan Real Madrid, dan banyak pemain yang kecewa, manajer asal Skotlandia itu melanjutkan.

Sepekan kedepan, klub berjuluk The Red Devils itu akan menjalani jadwal yang cukup padat, yakni melawan Norwich di pekan ke-28 Liga Premier, Sabtu (2/3/13); yang dilanjutkan dengan menjamu Madrid, dan menjalani perempat final Piala FA melawan Chelsea. Oleh sebab itu, Ferguson harus pintar-pintar merotasi pemain dan menentukan komposisi pemain yang pas dalam setiap laga nanti.(MF)