Ferguson Nyinyir Khabib yang Terjebak di Rusia karena Virus Corona

Satria Permana

VIVA – Duel idaman antara Khabib Nurmagomedov versus Tony Ferguson terancam batal. Sebabnya, masalah semakin rumit ketika Nurmagomedov mengaku terjebak di Rusia lantaran kebijakan karantina wilayah yang diberlakukan pemerintah setempat.

UFC 249 memang sudah bermasalah sejak awal. Lokasi pertarungan tak jelas, menyusul wabah virus corona COVID-19.

Otoritas New York, lokasi awal pertarungan Nurmagomedov versus Ferguson, telah melarang duel digelar karena adanya kebijakan karantina.

Selanjutnya, UFC menginformasikan kepada para petarung, duel kemungkinan dipindah ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Karena Nurmagomedov tak bisa berlatih di Amerika Serikat pula, dia langsung menuju ke Abu Dhabi.

Namun, saat sampai di sana, The Eagles tak bisa masuk karena adanya kebijakan karantina wilayah. Hingga, dia pulang ke Dagestan dan terjebak di sana.

Lewat akun instagramnya, Nurmagomedov menyatakan akan sulit memenuhi panggilan UFC bertarung pada 18 April 2020 karena kebijakan dari pemerintah Rusia.

Kubu UFC juga sudah khawatir Nurmagomedov tak bisa bertarung melawan Ferguson karena kondisi tersebut. Mereka akhirnya mencari petarung pengganti untuk bisa melawan Ferguson.

Pernyataan Nurmagomedov langsung ditanggapi oleh Ferguson. Dia meminta agar Nurmagomedov tak banyak alasan dan memenuhi panggilan UFC untuk bertarung.


"18 April makin dekat @TeamKhabib dan Anda bersembunyi di Rusia. Larangan dari pemerintah tak menghalangi saya untuk menghajar bokongmu. Jangan pakai kondisi itu sebagai alasan untuk mundur. Sudah banyak lokasi yang Anda kirim, tunjuk satu saja," begitu cuitan Ferguson di akun twitternya @TonyFergusonXT.