Fery Mewah yang Dibanggakan Dahlan Iskan Ternyata Rongsokan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perilaku Menteri BUMN Dahlan Iskan yang menari-nari diatas kapal fery mewah Port Link, dikritisi.

Sikap Dahlan Iskan dinilai tidak pantas dipertontonkan, karena kapal fery mewah Port Link hanyalah kapal bekas yang dimodifikasi menjadi kapal mewah.

Direktur Eksekutif IMI Y Paonganan mengatakan, kapal yang diresmikan, Senin (10/6/2013) kemarin, adalah kapal mewah rongsokan yang sebelumnya bernama Stena Caledonia, dibuat pada 1981 di Harlan Wolf Ltd, Inggris.

“Kami punya data, bahwa kapal yang diagung-agungkan Dahlan ternyata kapal rongsokan. Ironis, kita bangga dengan barang bekas, yang sebetulnya di negara lain sudah menjadi barang rongsokan,” kata Paonganan kepada wartawan, Selasa (11/6/2013).

Paonganan menuturkan, meski memiliki interior mewah, mesin kapal sudah terhitung lama. Komponen utama lah yang memengaruhi operasional dan kelaikan kapal. Mesin kapal yang sudah tua tidak bisa dibohongi ketika beroperasi.

“Semoga saja spare part-nya masih diproduksi. Kami juga meminta Presiden SBY tegas mengevaluasi kapal impor tersebut, karena kami menduga impor kapal tersebut melanggar aturan,” tuturnya.

Pembelian kapal fery, lanjut Paonganan, juga sangat mubazir, karena masih banyak rakyat di timur Indonesia yang butuh fery standar untuk angkutan.

IMI pun meminta agar kapal-kapal yang ada dan diduga dipalsukan umurnya, diproses secara baik. Jangan sampai, setelah ada kecelakaan baru dievaluasi.

“Tolong perhatikan keselamatan rakyat, bukan kemudian hanya mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat. Kami secara tegas meminta agar pembelian kapal tersebut dibatalkan,” tegasnya.

Dahlan Iskan dalam perjalanan dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni, ikut berjoget dan berjingkrak bersama Slank, di sela peresmian pengoperasian KMP Port Link milik PT ASDP Ferry Indonesia.

Usai meresmikan pengoperasian kapal dan menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama BUMN, ia menonton pertunjukan Slank dan Syahrini di geladak kapal.

Dahlan yang didampingi Wakil Menteri Perhubungan Bambang Soesantono, mengungkapkan kebanggaannya terhadap kapal ferry mewah tersebut.

Saat ditanya alasan mendatangkan kapal megah ini, Dahlan menyebut kemacetan di Pelabuhan Merak sebagai alasannya, dan diharapkan mampu mengatasi volume penumpang saat mudik Lebaran nanti. (*)

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.