Festival Ngael Undang Sungai Baru bentuk aksi pemuda gali potensi desa

Festival Ngael Undang tingkat kabupaten yang dilaksanakan di Sungai Pasar, Desa Sungai Baru, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat sukses digelar Minggu (20/11) sebagai bentuk aksi nyata pemuda dalam menggali potensi desa yang memiliki sungai.

"Pergelaran Festival Ngael Undang atau mancing udang ini baru pertama kali digelar tepatnya di Pasar Desa Sungai Baru, yang merupakan lokasi strategis bagi pemancing undang untuk menyalurkan hobinya. Pemilihan lokasi ini tentunya bertujuan untuk menjadikan Sungai Baru menjadi desa wisata bagi pemancing mania khususnya dari Kabupaten Sambas sendiri," ujar Panitia Festival Ngael Udang, Muhammad Zulhendra saat dihubungi di Sambas, Minggu.

Ia menjelaskan bahwa festival mancing udang tersebut merupakan sarana memajukan potensi wisata yang ada khususnya wisata mancing dan pemulihan ekonomi bagi warga sekitar serta meramaikan kembali Pasar Desa Sungai Baru.

"Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 155 orang yang diikuti oleh beberapa kecamatan di Kabupaten Sambas. Peserta sebenarnya telah melebihi kapasitas yang telah disediakan oleh panitia hal ini dikarenakan ramainya antusias peserta untuk mengikuti kegiatan ini. Selaku panitia mengucapkan terima kasih untuk semua," ucapnya.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Sungai Baru, Muslimin sangat mengapresiasi kegiatan festival yang merupakan langkah awal bagi pemuda dan masyarakat Desa Sungai Baru untuk mengenalkan potensi wisata mancing kepada pemancing terutama pemancing undang baik dari Sambas maupun dari kabupaten lainnya.

"Kegiatan positif ini terus dilaksanakan dan dikembangkan lagi mengingat kegiatan ini merupakan awal dari untuk mengembangkan potensi yang ada, mudahan semakin banyak lagi masyarakat yang terlibat," ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir juga Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo. Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sambas dalam hal ini DPRD mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan Festival Ngael Undang yang pertama digelar di Sungai baru ini.

"Ini merupakan sejarah baru bagi masyarakat Sungai Baru dalam menggelar Festival Ngael Undang, mengingat lokasinya yang sangat strategis untuk digelarnya kegiatan ini. Ini juga merupakan potensi yang sangat bagus untuk dikembangkan menjadi tempat wisata bagi pemancing terutama pemancing Undang," jelas dia.

Menurut dia, pihaknya akan terus mendukung untuk menjadi agenda tahunan dan bahkan bukan hanya di tingkat kabupaten saja namun akan dikembangkan ke tingkat nasional agar orang luar ramai mengunjungi Desa Sungai Baru.

"Saya berharap kegiatan ini terus berlanjut sehingga dapat mengenalkan Desa Sungai Baru melalui Wisata mancing undang," katanya.

Baca juga: Kelompok Masyarakat Wahana Bahari Paloh dapat bantuan konservasi penyu

Baca juga: Geliat ekspor pertanian melalui Pos Lintas Batas Negara Kalbar