Festival Pelajar Nusantara meningkatkan kualitas SDM di Papua

Festival Jurnalis Pelajar Nusantara (FJPN) Papua 2022 mendorong para pelajar dan mahasiswa dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sehingga menciptakan perubahan positif pada era teknologi informasi bagi kalangan generasi muda yang ada di Bumi Cenderawasih.

Pendiri Liga Kampus Musa Abubar, di Jayapura, Jumat, mengatakan dengan tema "Merajut Fakta, Menangkal Hoax dan Menjunjung Kemanusiaan dalam Berita" menjadi langkah awal membentuk generasi muda yang paham akan pentingnya literasi digital.

"Pada festival tersebut kami melibatkan 105 peserta yang terdiri dari 7 sekolah dari Kabupaten Keerom, Kota dan Kabupaten Jayapura serta salah satu fakultas dari Universitas Cenderawasih," katanya pula.

Menurut Musa, pada era digitalisasi seperti ini banyak anak muda kurang paham bagaimana cara bermain media sosial (bermedsos) dengan baik dan bijak padahal masih banyak cara agar para pelajar dan mahasiswa menggunakan untuk hal yang positif.

"Untuk itu melalui kegiatan ini kami ingin mendidik para pelajar dan pemuda bagaimana bermedsos dengan baik serta melakukan memilih memilah berita, konten yang hoaks atau tidak," katanya lagi.

Dia menjelaskan pada kegiatan tersebut juga diajarkan bagaimana menjadi seorang jurnalis, dengan menulis dapat meningkatkan kemampuan literasi menulis.

"Kami melihat sekolah-sekolah kini sudah mulai melek akan digitalisasi, namun pada website sekolah masih kurang informasi-informasi, sehingga diperlukan literasi menjadi seorang jurnalis dengan begitu dapat mengisi mading-mading sekolah yang kosong," katanya pula.

Ia menambahkan kegiatan seperti ini bakal kegiatan rutin setiap tahun digelar khusus pada Hari Sumpah Pemuda, sehingga dengan begitu dapat menggerakkan pelajar dan mahasiswa untuk terus berinovasi dan berkreativitas di era teknologi informasi dan komunikasi seperti ini.

Baca juga: Pemprov DKI dan RRI sinergi gelar Festival Pelajar Nusantara
Baca juga: DKI kemarin, penanaman pohon hingga Festival Pelajar Nusantara