FIA akan meninjau ulang peraturan poin di F1

·Bacaan 2 menit

Federasi Otomotif Internasional FIA pada Selasa mengumumkan rencana peninjauan ulang terkait bagaimana poin diberikan menyusul hasil Grand Prix Belgia di mana pebalap mendapat hanya separuh poin setelah menyelesaikan dua putaran di belakang Safety Car.

Balapan yang diguyur hujan lebat di Sirkuit Spa-Francorchamps itu menjadi balapan keenam dalam sejarah F1 yang memberikan separuh jatah poin bagi para pebalap.

Regulasi mengatur hal itu bisa terjadi apabila pemimpin lomba menyelesaikan lebih dari dua lap tapi kurang dari 75 persen jarak asli balapan.

Baca juga: Daftar balapan F1 dengan separuh poin

Presiden FIA Jean Todt lewat Twitter mengonfirmasi peraturan itu sedang ditinjau ulang.

"FIA, bersama dengan Formula 1 dan tim, akan dengan cermat meninjau ulang regulasi untuk melihat apa yang bisa kami pelajari dan tingkatkan di masa depan," kata Todt.

"Temuan, termasuk topik dari alokasi poin, akan ditambahkan ke agenda di pertemuan Komisi F1 berikutnya pada 5 Oktober."

Todt mengatakan bahwa balapan tersebut telah menghadapi "tantangan luar biasa" dan jendela di dalam cuaca yang diprediksi oleh kunjung tiba.

Baca juga: Verstappen juarai GP Belgia yang dihentikan karena cuaca buruk

Dia juga meminta maaf kepada para penonton yang telah menunggu berjam-jam di tengah hujan, udara dingin dan cuaca berangin, namun mengatakan regulasi telah dijalankan dengan benar.

GP Belgia akhir pekan lalu menjadi balapan terpendek dalam sejarah F1, dan pebalap Red Bull Max Verstappen dinyatakan juara dan meraih 12,5 poin untuk memangkas defisit delapan poin dari Lewis Hamilton menjadi tiga poin saja, demikian Reuters.

Sejumlah tim dan pebalap mempertanyakan keputusan pemberian poin tersebut ketika balapan sebenarnya bisa dikatakan tidak berjalan.

"Hasil ini menyakitkan kami semua, tapi pada khususnya bagi para fan olahraga ini, yang tidak mendapatkan pertunjukan yang mereka inginkan ketika tiba di sana," kata tim Alfa Romeo, yang kini menghuni peringkat sembilan klasemen konstruktor, tertinggal 17 poin dari Williams yang membawa pulang 10 poin berkat George Russell sebagai runner-up di Belgia dan Nicholas Latifi di posisi kesembilan.

"Kami harap ini jadi pelajaran... pelajaran yang akan meningkatkan cara kami beroperasi di masa depan dan pelajaran yang menempatkan pendukung olahraga kami di posisi yang layak bagi mereka."

Baca juga: Hamilton minta F1 kembalikan uang para fan GP Belgia

Baca juga: Cuaca buruk tunda start Grand Prix Belgia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel