Fidusia Adalah: Definisi dan Cara Pengajuan Secara Online

Fidusia Adalah: Definisi dan Cara Pengajuan Secara Online
Fidusia Adalah: Definisi dan Cara Pengajuan Secara Online

RumahCom – Untuk meminjam dana ke bank atau melakukan kredit rumah dan kendaraan bermotor, Anda memerlukan jaminan. Persyaratan tersebut sangat penting untuk menjamin bahwa pinjaman akan dibayar lunas sesuai dengan kesepakatan dan aturan yang berlaku. Selain jaminan atau agunan, ada persyaratan lain yang juga dibutuhkan dalam sistem pinjam meminjam yaitu fidusia.

Fidusia adalah pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan. Baca terus untuk cari tahu lebih lengkap mengenai fidusia, undang-undang yang mengatur, fidusia untuk properti, fidusia online, hingga prosedur fidusia online. Berikut penjelasan fidusia yang dapat Anda ketahui:

  • Pengertian Fidusia Adalah

  • UU yang Mengatur

  • Fidusia untuk Properti

  • Fidusia Online

[ArticleCallout]{ “title”: “Contoh Surat Jual Beli Tanah Bermaterai Terlengkap 2022 Beserta Contohnya”, “excerpt”: “Simak contoh surat jual beli tanah bermaterai terlengkap di 2022 sebelum Anda membeli tanah.”, “link”: “https://www.rumah.com/panduan-properti/contoh-surat-jual-beli-tanah-8612”, “image”: “https://img.iproperty.com.my/angel-legacy/1110×624-crop/static/2018/05/Informasi-Surat-Jual-Beli-Tanah-Terlengkap-2021-Beserta-Contohnya.png” }[/ArticleCallout]

Pengertian Fidusia

Fidusia merupakan penyerahan kepemilikan atas harta atau aset dengan dilandasi kepercayaan. (Foto: Pixabay)
Fidusia merupakan penyerahan kepemilikan atas harta atau aset dengan dilandasi kepercayaan. (Foto: Pixabay)

Fidusia adalah penyerahan hak milik secara kepercayaan. Istilah ini juga terdapat dalam bahasa Inggris, yaitu Fiduciary Transfer of Ownership yang juga memiliki arti sama. Istilah fidusia dapat diartikan sebagai penyerahan kepemilikan atas suatu harta atau aset dengan dilandasi kepercayaan. Dikutip dari Hukum.unsrat.ac.id, fidusia adalah pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan dan dengan ketentuan. Contoh ketentuannya adalah benda yang hak kepemilikannya dialihkan tersebut tetap dalam penguasaan pemilik benda.

Secara sederhana, ini contoh jika Anda hendak melakukan kredit saat membeli rumah. Pihak pemberi kredit atau bank akan membelikan rumah tersebut untuk Anda dari pengembang. Namun Anda dipersilahkan menggunakan dan menempati rumah tersebut. Jika Anda belum melunasi kredit, maka rumah tersebut masih milik pihak pemberi kredit sampai jaminan Anda lunas.

Anda ingin mencicil rumah sesuai dengan kemampuan finansial? Hitung dulu perkiraan jumlah cicilan menggunakan Kalkulator Keterjangkauan Rumah.com.

Undang-Undang yang Mengatur Tentang Fidusia

Fidusia menjadi perlindungan hukum untuk pihak peminjam dan pemberi pinjaman agar tidak ada yang dirugikan di masa depan. (Foto: Pexels)
Fidusia menjadi perlindungan hukum untuk pihak peminjam dan pemberi pinjaman agar tidak ada yang dirugikan di masa depan. (Foto: Pexels)

Undang-undang yang mengatur fidusia ditetapkan melalui Undang-Undang No. 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Dalam Undang-undang tersebut, dinyatakan bahwa jaminan fidusia adalah hak jaminan atas benda bergerak yang berwujud ataupun yang tidak berwujud dan benda tidak bergerak, khususnya bangunan yang tidak dapat dibebani hak tanggungan atau hipotek.

Dari uraian ini, kita dapat membedakan antara istilah fidusia dengan jaminan fidusia. Fidusia merupakan suatu proses pengalihan hak kepemilikan, sedangkan jaminan fidusia adalah jaminan yang diberikan dengan sistem fidusia.

Karena sudah diatur dan dilindungi dalam Undang-undang No. 42 Tahun 1999, penerima fidusia akan diberikan privilege atau lebih diutamakan dibandingkan kreditor lain. Seluruh transaksi peminjaman, penjaminan, serta pengalihan kepemilikan dijamin akan berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

[PropertyTip]Upaya berjalan sesuai prosedur, perjanjian jaminan fidusia harus didaftarkan di kantor pendaftaran fidusia yang berada dalam domisili pemberi fidusia.[/PropertyTip]

Perjanjian fidusia harus dilakukan, ditetapkan, dan diresmikan oleh notaris. Kemudian dibuktikan dengan sebuah sertifikat jaminan fidusia yang sah. Hal ini untuk memberikan perlindungan bagi kedua belah pihak, yaitu pihak peminjam dan pemberi pinjaman agar tidak ada yang dirugikan.

Bagi pemberi pinjaman, sertifikat fidusia adalah dasar dan kekuatan hukum untuk penyitaan harta atau aset jika peminjam tidak mampu melunasi pinjaman. Pihak pemberi pinjaman juga akan mendapat dukungan legal dari aparat hukum saat melakukan eksekusi.

Sementara bagi pihak peminjam, sertifikat fidusia adalah sebuah bentuk perlindungan jika ada kemungkinan pemberi pinjaman melakukan tindakan sewenang-wenang. Misalnya, jika pihak pemberi pinjaman melakukan penyitaan harta atau aset di luar aturan atau syarat yang berlaku.Pihak pemberi kredit pun tidak bisa semena-mena menyita harta atau aset yang gagal bayar. Jika konsumen tidak bisa melunasi pinjaman, maka alur yang seharusnya terjadi adalah pihak pemberi kredit melaporkan ke pengadilan. Kasus akan disidangkan, kemudian pengadilan mengeluarkan surat keputusan eksekusi.

Ketahui selengkapnya Cara Mengajukan KPR dan Keunggulannya

Fidusia untuk Properti

Jaminan fidusia mengatur bahwa proses pengalihan hak dan kepemilikan ketika pinjaman telah selesai dilunasi. (Foto: Pexels)
Jaminan fidusia mengatur bahwa proses pengalihan hak dan kepemilikan ketika pinjaman telah selesai dilunasi. (Foto: Pexels)

Seperti disebutkan dalam Undang-undang No. 42 Tahun 1999, jaminan fidusia dapat ditetapkan atas benda bergerak yang berwujud dan tidak berwujud. Jaminan ini juga dapat dilakukan atas benda tidak bergerak seperti rumah dan bangunan. Khusus untuk properti, jaminan fidusia telah diatur dalam Undang-undang No. 4 Tahun 1992 tentang Perumahan dan Pemukiman.

Undang-undang ini mengatur penjaminan bangunan rumah secara fidusia, yaitu dalam Pasal 15 ayat 2a yang berbunyi, “Pembebanan fidusia atas rumah dilakukan dengan akta otentik yang dibuat oleh notaris sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.” Selanjutnya Pasal 16 ayat 1 menyebutkan bahwa kepemilikan rumah dapat beralih dan dialihkan dengan cara pewarisan atau dengan cara pemindahan hak lainnya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berikut Ini Perbedaan Antara Fidusia untuk Rumah Tapak dan Rumah Susun

1. Fidusia Rumah Tapak

Meskipun bangunan yang berdiri di atas tanah adalah satu kesatuan, kepemilikian bangunan dan tanah mungkin saja bisa berbeda. Hal ini karena Hukum Agraria di Indonesia menganut asas pemisahan horizontal. Asas ini menyebabkan pembebanan bangunan bisa dilakukan sebagai jaminan secara terpisah dari tanahnya.

Rumah tapak juga membutuhkan jaminan fidusia untuk memberikan kepastian hukum mengenai penjaminannya. Undang-undang fidusia mensyaratkan adanya izin tertulis dari pemilik lahan yang menyatakan bahwa bangunan di atasnya dapat dijaminkan. Izin ini menjadi penting untuk proses pengalihan hak dan kepemilikan ketika pinjaman telah selesai dilunasi.

Secara sederhana, fidusia untuk rumah tapak menjaminkan beserta tanah yang didirikan bangunan namun kepemilikan atas tanah masih atas nama pemilik asal dan akan dialihkan ke penerima fidusia ketika pinjaman dinyatakan lunas, berikut dengan kepemilikan bangunan yang berdiri di atasnya.

2. Fidusia Rumah Susun

Untuk rumah susun, yang menjadi obyek jaminan bukan tanahnya, tapi satuan rumah susunnya. Ini juga meliputi benda bersama dan tanah bersama. Dengan demikian, penerima fidusia rumah susun hanya akan membayar pinjaman untuk satuan rumah susun.

Pengalihan kepemilikan atas rumah akan dilakukan jika pinjaman telah lunas. Namun, pengalihan kepemilikan ini tidak beserta tanahnya, yaitu hanya satuan rumah susun yang bersertifikat!

Fidusia Online

Telah disebutkan di awal bahwa pengajuan fidusia bisa melalui notaris. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dan transparansi birokrasi, kini pengajuan fidusia bisa dilakukan secara online melalui situs www.ahu.go.id.

Lembaga yang bertanggung jawab dalam penyediaan fidusia secara online adalah Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU). Dengan fasilitas online ini, pendaftaran secara manual tinggal sejarah. Sistem fidusia online ini memuat informasi lebih banyak dan memungkinkan penelusuran data secara cepat.

  • Tata Cara Pendaftaran Fidusia Secara Online

    1. Login terlebih dahulu. Untuk melakukan Permohonan Pendaftaran Jaminan Fidusia, notaris harus memiliki username dan password Aplikasi Fidusia Online.

    2. Isilah form pendaftaran yang terdiri dari:

      1. Identitas pemberi fidusia, meliputi nama perusahaan, pemilik perusahaan beserta nama lengkap sesuai KTP, nomor KTP, NPWP, alamat lengkap, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

      2. Identitas penerima meliputi nama lengkap sesuai KTP, nomor KTP, NPWP, alamat lengkap, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

      3. Masukkan nomor akta notaris dan tanggal akta notaris. Pada kolom selanjutnya akan terisi secara otomatis nama notaris dan kedudukannya.

      4. Pilih jenis perjanjian yang meliputi utang dalam isi perjanjian, mata uang yang akan digunakan, nominal dan jenis mata uang yang dipilih, serta jangka waktu perjanjian.

      5. Uraian obyek jaminan fidusia yang meliputi jenis obyek, merek, tipe, serial nomor, bukti obyek, dan nominal obyek.

      6. Masukkan nilai penjaminan.

      7. Daftarkan transaksi. Setelah melakukan pendaftaran, Anda akan menerima notifikasi sejumlah nominal yang harus dibayarkan.

      8. Lakukan pembayaran. Setelah melakukan pembayaran, Anda bisa melihat status transaksi telah lunas dan mencetak sertifikat.

Demikian ulasan lengkap mengenai fidusia dan prosedur fidusia online untuk mempermudah Anda dalam mengurus kredit rumah idaman Anda. Selain jaminan fidusia, ketahui juga informasi lainnya terkait pembelian dan kepemilikan rumah, misalnya panduan mengurus Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), mengurus sertifikat Hak Guna Banguna (HGB), dan lain sebagainya. Cek panduan lengkapnya di sini!

Temukan lebih banyak lagi panduan dan tips membeli rumah dalam Panduan dan Referensi.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

[AskGuru][/AskGuru]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel