FIFA Dukung Qatar Larang Bir di Piala Dunia

Merdeka.com - Merdeka.com - FIFA dalam konferensi pers menyatakan dukungannya terkait kebijakan Qatar melarang minuman beralkohol selama Piala Dunia 2022. Presiden FIFA, Gianni Infantino menyatakan para fans atau penonton sepak bola seharusnya dapat bertahan tiga jam menonton bola tanpa meminum bir.

Pelarangan penjualan minuman beralkohol dikatakan Infantino sebagai keputusan FIFA dan pemerintah Qatar.

"Setiap keputusan yang diambil di Piala Dunia ini merupakan keputusan bersama antara Qatar dan FIFA," jelasnya, dikutip dari CNN, Senin (21/11).

Meski ada larangan minum minuman beralkohol namun Infantino menjelaskan fans masih bisa minum bir di 10 zona fans, di mana 100.000 orang dapat berkumpul minum bir bersama.

Infantino juga menjelaskan penerapan larangan minuman beralkohol bukan karena Qatar adalah negara Islam. Infantino merujuk stadion-stadion lain di Eropa yang juga menerapkan peraturan itu.

"Menurut saya pribadi, jika selama tiga jam sehari Anda bisa tidak minum bir, Anda akan bertahan. Terutama karena sebenarnya aturan yang sama berlaku di Prancis atau di Spanyol atau di Portugal atau di Skotlandia, di mana tidak ada bir yang diperbolehkan di stadion sekarang. Tampaknya menjadi hal yang besar karena ini adalah negara Muslim," jelasnya.

Namun Infantino mengungkap FIFA akan terus berusaha memfasilitasi penjualan alkohol di stadion. Kerja sama FIFA dan perusahaan bir Budweiser juga dinyatakan Infantino akan terus berlanjut hingga 2026.

"Mitra adalah mitra di saat baik dan buruk, di saat sulit dan mudah," jelas Infantino terkait kerja sama itu.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]