FIFA: Klub Menghabiskan Rp693 T untuk Biaya Transfer Selama 2011-2020

·Bacaan 2 menit

VIVA – Badan Sepakbola Dunia (FIFA) mengatakan dalam laporannya, pada Senin 30 Agustus 2021, bahwa klub-klub di dunia telah menghabiskan 48,5 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp693 triliun untuk biaya transfer selama satu dekade terakhir.

Dalam laporan 10 Years of International Transfers, FIFA mengatakan, jumlah ini dihabiskan selama 2011-2020 dan sebagian besar klub mulai meningkatkan pengeluaran biaya transfer mereka dari awal dekade hingga 2019.

Mengutip Anadolu Agency, Selasa 31 Agustus 2021, laporan itu mengatakan, 2,85 miliar dolar AS (Rp40,7 triliun) telah dihabiskan pada 2011. Akan tetapi, angka tersebut telah meningkat menjadi 7,35 miliar dolar AS (Rp105 triliun) pada 2019, yang merupakan jumlah tertinggi.

Tahun 2020 yang dilanda virus Corona membuat terjadinya penurunan yang siginfikan dalam bursa transfer, dengan para klub hanya menghabiskan 5,63 miliar dolar AS (Rp80,4 triliun).

Laporan itu juga mengatakan bahwa 3,5 miliar dolar AS (Rp50 triliun) telah dibayarkan untuk komisi agen pemain dalam proses transfer internasional.

Pada tahun 2011, 131,1 juta dolar AS (Rp1,8 triliun) telah dialokasikan untuk para perantara pemain sepakbola. Jumlah itu pun terus meningkat dari tahun ke tahun menjadi 640,5 juta dolar AS (Rp9,1 triliun) pada 2019.

Namun, pada tahun 2020, jumlah komisi untuk agen juga berkurang menjadi 483,5 juta dolar AS (Rp6,9 triliun).

Dalam dekade terakhir ini, 66.789 pemain sepakbola ditransfer ke seluruh dunia dengan melibatkan 8.264 klub anggota FIFA.

Pemain Brasil menjadi yang paling populer pada 2011-2020, dengan melibatkan 15.128 pemain yang ditransfer. Disusul Argentina, yang mengirim 7,444 pemain, dan Inggris dengan jumlah 5.523 pemain.

Klub-klub Eropa mendominasi daftar belanja biaya transfer teratas. Dalam daftar 30 besar, ada 12 klub Inggris, termasuk juara Premier League, Manchester City.

Spanyol dan Italia masing-masing mengirimkan 5 klub di daftar 30 besar, Jerman ada 3 klub, Prancis dan Portugal masing-masing 2 klub, dan Rusia punya satu wakil, yakni Zenit St. Petersburg.

"30 klub itu sendiri menghabiskan total 22,8 miliar dolar AS (Rp325 triliun) untuk biaya transfer pada periode tersebut, mewakili 47 persen bagian dari total global," tulis laporan tersebut.

Klub-klub Inggris menghabiskan 12,4 miliar dolar AS (Rp177 triliun) untuk transfer internasional, disusul klub-klub Spanyol yang menghabiskan 6,7 miliar dolar AS (Rp95,7 triliun). Sedangkan, Italia berada di urutan ketiga dengan menghabiskan 5,6 miliar dolar AS (Rp80 triliun).

Laporan itu menambahkan bahwa Manchester City telah menandatangani 130 pemain pada 2011-2020, 59,2 persen di antaranya dengan biaya, yang menghasilkan 77 transfer.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel