Fikri: Saya Ikut Baiat Dihadiri Ustaz Basri dan Munarman

Siti Ruqoyah, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 3 menit

VIVA – Setelah salah satu terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang juga simpatisan Front Pembela Islam, Ahmad Aulia (30 tahun), sempat menyebut kalau ada eks Sekretaris Umum FPI, Munarman hadir dalam upacara baiat massal kepada ISIS (Islamic State of Iraq and Suriah), kini ada lagi satu terduga teroris JAD yang menyebutkan hal serupa.

Adalah terduga teroris JAD bernama Muhammad Fikri Oktaviadi yang mengaku dibaiat dekat Munarman. Hal itu dikatakannya dalam video yang tersebar di WhatsApp Grup awak media. Dalam video, Fikri mengaku dicokok Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri pukul 06.00 WIB, Rabu.6 Januari 2021 di Jalan Bandang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Pada 2015 saya pernah mengikuti baiat di Pondok Sudiang yang dihadiri oleh Ustaz Basri pemimpin acara, Ustaz Fauzan penerbit buku, Ustaz Munarman panglima DPP FPI yang mewakili FPI dan Ustaz Mustar sebagai moderator," kata dia seperti dikutip dari video, Senin 8 Februari 2021.

Kata dia, pembaiatan juga dihadiri orang tua laki-lakinya. Diri pun mengenal beberapa peserta pembaiatan lain yang bernama Azis, dan Iwan. Dia menjelaskan, usai dibaiat, dirinya mengikuti taklim daulat sebanyak dua kali di sebuah pondok. Taklim membahas terkait pemantap keislaman.

"Ada simpatisan FPI juga yang saya kenal yaitu Emil, Rayhan, Imran, Yamal, Hanif, Daeng Subuh, Daeng Manaik, Ustaz Abdul Rahman, dan Ustaz Agus. Terdiri dari sirik-sirik jimat, dan sirik menyuara berhala. Taklim selanjutnya membahas sirik-sirik demokrasi yang sirik undang-undang dasar (UUD) 1945 dan pancasila," katanya.

Sementara itu, masih dalam video terduga teroris lain bernama Ansar mengaku juga lihat Munarman saat proses baiat di markas FPI yang berada di Jalan Sungai Limboto, Makassar. Tapi, katanya saat itu Munarman sedang duduk di belakang mengikuti taklim akbar. Saat proses pembaiatan ada 100 lebih peserta. Saat pembaiatan hadir sejumlah anggota FPI, salah satunya Agussalim Syam yang merupakan mantan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FPI Sulsel.

"Saat itu pengisi acara ada Ustaz Munarman, Ustaz Ansyori dan Ustaz Basri, dan beberapa anggota FPI termasuk juga Ustaz Agussalim, Alim Abdurahman, Habib Muksin, Bang Yos, Abu Amal, Akbar, Muslimin, Daeng Subuh, Riswan, Ipul, Alma'am Mukaram, Wawan, dan saya sendiri. Saya hadir takblik rutin Selasa malam, di situ saya berbaiat dipimpin oleh Ustaz Basri, karena Ustaz Basri menyampaikan yang tidak baiat di hari ahad bisa baiat di hari Selasa malam," kata Ansar.

Sebelumnya diberitakan, salah satu terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang juga simpatisan FPI, Ahmad Aulia (30 tahun), sempat menyebutkan bahwa ada elite FPI yang hadir dalam upacara baiat massal kepada ISIS.

Ahmad Aulia mengatakan itu dalam video pendek yang viral di media sosial. Dalam video itu dia mengaku ditangkap oleh Densus 88 Antiteror Polri pada 6 Januari 2021 karena ikut dalam baiat massal kepada ISIS.

"Saya berbaiat kepada Daulatul Islam yang memimpin Daulatul Islam Abu Bakar Al Baghdadi. Saat deklarasi FPI mendukung Daulatul Islam pada Januari 2015, saya berbaiat pada saat itu bersama dengan 100 orang simpatisan dan Laskar FPI," katanya.

Baiat massal itu dilaksanakan di markas FPI Makassar. Dalam video itu, dia mengklaim bahwa salah satu petinggi FPI Munarman juga hadir.

Setelah baiat, Ahmad mengaku ikut proses taklim atau pengajian beberapa kali. Kegiatan pun disebutnya dihadiri oleh simpatisan FPI lain yang telah berbaiat kepada ISIS.

"Saya berbaiat dihadiri oleh Munarman selaku pengurus FPI pusat pada saat itu. Ustaz Fauzan, Ustaz Basri yang memimpin baiat pada saat itu. Dan setelah baiat saya pernah mengikuti taklim rutin FPI di Jalan Sungai Limboto sebanyak tiga kali yang mengisi acara pada saat itu, atau taklim, yaitu Ustaz Agus dan Abdurahman selaku pemimpin Panglima FPI Kota Makassar," katanya.