Filipina Segera Sambut Turis Asing yang Sudah Vaksin Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menyusul tetangga-tetangganya, Filipina mengumumkan siap menyambut turis asing. Negara ini segera menerima kedatangan bagi turis yang telah divaksin lengkap dari negara-negara "daftar hijau."

Dilansir dari CNN, Jumat (19/11/2021), rencana pembukaan perbatasan ini dikabarkan Departemen Pariwisata Filipina pada Jumat (19/11/2021). Dalam sebuah pernyataan, Menteri Pariwisata Filipina Berna Romulo-Puyat menyebut akan mengizinkan kunjungan turis dari negara atau wilayah hijau yang mayoritas penduduknya telah divaksi dengan tingkat infeksi rendah.

"Akan sangat membantu dalam upaya pemulihan kami antara lain meningkatkan kedatangan dan penerimaan turis. Langkah ini juga akan membantu dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, yang adalah kontributor besar untuk produk domestik bruto atau pertumbuhan PDB kami," lanjut Berna Romulo-Puyat.

Hanya turis yang telah disuntik dua dosis vaksin Covid-19 yang diakui Badan Pengawas Obat dan Makanan Filipina atau disahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang akan diizinkan masuk ke negara itu. Sebuah Kelompok Kerja Teknis Khusus untuk Perjalanan saat ini tengah merampungkan pedoman persetujuan dari Satuan Tugas Antar-Lembaga Filipina tentang Manajemen Penyakit Menular yang Muncul.

Saat ini terdapat 44 negara dan wilayah dalam "daftar hijau" Covid-19 Filipina, termasuk China, Jepang, dan India. Pariwisata menyumbang 17,8 persen dari PDB Filipina pada 2018, menurut Otoritas Statistik Filipina.

Mayoritas turis itu datang dari seluruh Asia, dengan kunjungan tertinggi dicatatkan pelancong Korea Selatan. Pariwisata ke Filipina turun lebih dari 80 persen karena hantaman pandemi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Siap-Siap Sambut Turis

Ilustrasi Singapura (AP/Wong Maye-E)
Ilustrasi Singapura (AP/Wong Maye-E)

Tidak hanya Filipina, sederet negara di Asia telah berencana membuka kembali perbatasan mereka untuk wisatawan asing. Thailand telah memimpin inisiasi ini melalui program percontohan Phuket Sandbox.

Disusul Kamboja, Korea Selatan, dan Singapura yang juga mengambil pendekatan konservatif untuk menyambut kembali wisatawan yang sudah divaksin dari negara-negara tertentu.

Turis asal Indonesia yang telah divaksin penuh dapat mengunjungi Singapura tanpa perlu karantina mulai 29 November 2021. Hal itu berdasarkan komitmen Singapura yang meluncurkan Vacinated Travel Lane (VTL).

Negara Lain

Sejumlah wisatawan berjalan di Candi Angkor Wat, Provinsi Siem Reap, Kamboja, Kamis (5/3/2020). Menurut World Travel and Tourism Council, wabah virus corona (COVID-19) membuat sektor pariwisata dunia kehilangan USD 22 miliar. (TANG CHHIN Sothy/AFP)
Sejumlah wisatawan berjalan di Candi Angkor Wat, Provinsi Siem Reap, Kamboja, Kamis (5/3/2020). Menurut World Travel and Tourism Council, wabah virus corona (COVID-19) membuat sektor pariwisata dunia kehilangan USD 22 miliar. (TANG CHHIN Sothy/AFP)

Sementara, dilansir dari Phnom Penh Post, turis yang berkunjung ke Kamboja diminta tes antigen saat kedatangan daripada menunggu hasil tes PCR. Perdana Menteri Kamboja Hun Sen membenarkan penghapusan syarat karantina.

Hun Sen menyampaikan dalam dua pesan audio secara terpisah pada Minggu, 14 November 2021. Ia menyebut siapapun yang telah vaksin Covid-19 kedua dalam bentuk apapun kini dapat menikmati bepergian ke mana saja di Kamboja.

"Anda hanya perlu menunggu 15--20 menit untuk hasil tes cepat dan Anda dapat melanjutkan perjalanan Anda ke mana saja di seluruh negeri tanpa batasan, sesuai keinginan Anda," jelasnya.

Hun Sen menyebut keputusannya berdasarkan fakta bahwa beberapa negara yang memiliki tingkat vaksinasi jauh lebih rendah dari Kamboja telah membuka perbatasan mereka. Sedangkan, tingkat vaksinasi Kamboja saat ini telah di angka yang cukup tinggi.

"Kamboja hampir sepenuhnya divaksinasi dengan hampir 88 persen dari total populasi sekitar 16 juta. Jadi, tidak ada persyaratan karantina lagi, kecuali bagi yang belum divaksin yang masih perlu karantina 14 hari seperti sebelumnya," lanjutnya.

Infografis Libur Natal dan Tahun Baru, Ini 5 Langkah Cegah Lonjakan Covid-19

Infografis Libur Natal dan Tahun Baru, Ini 5 Langkah Cegah Lonjakan Covid-19 (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Libur Natal dan Tahun Baru, Ini 5 Langkah Cegah Lonjakan Covid-19 (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel