Filippo Inzaghi Sambut AC Milan yang Sedang Garang

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVAAC Milan menjalani pekan ke-15 Serie A dengan melawat ke Stadio Ciro Vigorito, markas Benevento, Senin dini hari WIB 4 Januari 2021. Tim promosi musim ini bisa saja menjadi batu sandungan bagi I Rossoneri.

Benevento yang diasuh Filippo Inzaghi kini menjadi salah satu kuda hitam di Serie A. Mereka mampu bertengger di posisi ke-10 kompetisi kasta tertinggi di Italia dengan raihan 18 poin.

Milan yang sedang garang-garangnya tidak boleh terpeleset ketika ditantang Benevento. Karena posisi puncak yang mereka tempat sekarang masih dibayangi Inter Milan dengan selisih satu poin.

Inzaghi merasa kedatangan Milan jadi salah satu laga spesialnya. Dia dan I Rossoneri punya ikatan spesial, baik ketika sebagai pemain dan juga pelatih.

Sukses merengkuh berbagai gelar juara didapatkan Inzaghi bersama Milan ketika masih jadi pemain. Lalu ketika meniti karier kepelatihan, I Rossoneri yang membuka jalannya.

"Ini terasa seperti pertandingan melawan Lazio, ketika saya melawan saudara saya sendiri, Simone (Inzaghi)," tutur pria yang akrab disapa Pippo itu, dikutip dari Football Italia.

"Iini adalah pengalaman yang sulit sebagai manusia, tapi juga sangat emosional, sulit untuk dijelaskan. Semua orang tahu betapa saya mencintai Milan dan saya pikir sentimen itu sama dengan suporter Rossoneri," imbuhnya.

Bagaimana pun, Pippo harus tetap profesional. Dia harus bisa membawa anak asuhnya bermain semaksimal mungkin dan tidak kehilangan poin di kandang sendiri. Setelah itu, dia ingin kembali jadi pendukung nomor satu Milan.

"Kami akan menjadi rival selama 90 menit dan setelah itu saya bisa kembali menjadi pendukung Milan nomor satu," tuturnya.