Filler Bibir Berujung Alergi Parah, Bibir Wanita Ini Bengkak Seperti Paruh Bebek

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Seorang wanita dirawat di rumah sakit setelah prosedur filler bibir yang ia lakukan memicu reaksi alergi yang parah.

TikToker bernama Ruby berbagi pengalaman traumatis di aplikasi berbagi video itu, Video itu sendiri sudah dilihat hampir 500.000 kali.

Menurut wanita itu, reaksi alerginya sangat buruk sehingga bibir atasnya menggelembung dan seluruh wajahnya menjadi bengkak.

Dalam postingan tersebut, Ruby mengambil gambar bibir raksasanya dari berbagai sudut, yang disertai dengan keterangan berbunyi: "Saya telah melakukan filler bibir dan berakhir di rumah sakit."

Meskipun dia tersenyum dan membuat beberapa wajah konyol dalam beberapa pemotretan, dia mengatakan dia akan pikir-pikir lagi jika akan memiliki perawatan kosmetik yang populer.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Ditertawakan pengguna TikTok

Doc: TikTok.com
Doc: TikTok.com

Pengguna TikTok tidak bisa menahan diri untuk membuat beberapa perbandingan lucu, dengan yang mengatakan dia tampak seperti Homer Simpson.

Yang lain berkata: 'Kamu berubah dari tampak seperti platipus dari Phineas and Ferb ke Chipmunks.'

Seseorang membela wanita muda itu setelah orang-orang mengecamnya karena menggunakan "sumber daya NHS (program layanan kesehatan masyarakat di Britania Raya)."

Mereka menambahkan: ''Orang-orang mengatakan ini adalah pemborosan sumber daya NHS, semua orang membayar pajak mereka, reaksi alergi dapat terjadi dengan APA SAJA.''

Respons warganet lainnya

Doc: TikTok.com
Doc: TikTok.com

Pengguna lain setuju, mengatakan orang yang membutuhkan pengobatan untuk alergi harus dirawat oleh layanan kesehatan "terlepas dari apa yang terjadi".

Seorang komentator berempati dengan Ruby - mengatakan dia disarankan untuk tidak melakukan filler bibir karena alergi parah.

Dia mengatakan peringatan itu datang setelah "pewarna rambut hampir membunuh saya ketika saya berusia 18 tahun".

Video tersebut menjadi peringatan bagi sebagian orang yang mempertimbangkan prosedur tersebut. Seseorang mengatakan kasus Ruby adalah contoh mengapa mereka "tidak akan pernah menjalani operasi kosmetik atau semacamnya" karena "terlalu berisiko bagi saya".

Kisah alergi filler bibir lainnya

Penurunan permintaan Derma Filler dan menngkatnya fenomena operasi plastik. (Ilustrasi: Unsplash)
Penurunan permintaan Derma Filler dan menngkatnya fenomena operasi plastik. (Ilustrasi: Unsplash)

Kisah Ruby terjadi beberapa hari setelah seorang wanita mengklaim dia mendapat "bibir sosis" raksasa yang membengkak 20 kali ukuran normalnya setelah menderita reaksi alergi yang mengerikan.

Daniella Bolton pergi untuk mendapatkan melanjutkan prosedur filler bibir bulan lalu seperti yang telah mereka lakukan untuk sementara waktu dan setelah prosedur dia diberitahu oleh ahli kecantikan bahwa pembengkakannya akan segera mereda.

Namun, setelah dia pergi, bibirnya mulai bertambah besar dari menit ke menit.

Pada saat dia tiba di rumah, bibirnya benar-benar membengkak, mendorong wanita 24 tahun yang panik itu untuk lari ke dokter, di mana dia diberi tablet steroid yang dengan cepat mengurangi pembengkakan.

Infografis tips aman bersepeda di tengah pandemi

Infografis 10 Tips Aman Bersepeda di Tengah Pandemi. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 10 Tips Aman Bersepeda di Tengah Pandemi. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel