Film Animasi Battle of Surabaya, Rasa Milenial Maknai Hari Pahlawan

Donny Adhiyasa
·Bacaan 1 menit

VIVA – Tanggal 10 November setiap tahunnya diperingati bangsa Indonesia sebagai Hari Pahlawan Nasional. Peringatan Hari Pahlawan ini dilatar belakangi momen pertempuran Surabaya yang berpuncak pada 10 November 1945 untuk merebut kota Surabaya dari tangan penjajah.

Momen heroik tersebut pun yang mengilhami berkobarnya semangat kota Surabaya dan menjadikan Ibukota Jawa Timur itu dijuluki sebagai Kota Pahlawan.

Dan kisah tersebut pula yang mendorong terciptanya kreasi film animasi karya anak negeri bertajuk Battle of Surabaya. Film karya sutradara Aryanto Yuniawan ini sarat dengan nilai-nilai semangat Tanah Air dan perdamaian.

Film ini menceritakan tentang peristiwa pertempuran 10 November atau pertempuran Surabaya. Berbagai animasi apik mampu ditampilkan dalam deretan adegan-adegan film ini.

Melalui film animasi ini diharapkan kita sebagai masyarakat Indonesia akan menjadi sangat bangga dan menghormati segala pengorbanan para pahlawan serta apresiasi setinggi-tingginya atas karya sineas bangsa ini.

Battle of Surabaya menceritakan tentang seorang pemuda yang spontan, pemberani dan bertanggungjawab bernama Musa. Musa bekerja menjadi tukang semir sepatu dan hidup dibawah tekanan kolonialisme Jepang.

Musa adalah sosok yang patriotik dan religius. Dia menjadi saksi langit Surabaya yang kembali merah karena Insiden Bendera di Hotel Yamato.

Lalu disusul perseteruan antara pemuda Kipas Hitam yang dilawan oleh pemuda rakyat Indonesia. Musa kemudian dipercaya sebagai kurir pembawa pesan rahasia dengan kode-kode rahasia yang dikombinasikan dengan lagu keroncong.

Banyak sekali peristiwa yang dilalui Musa saat menjaid kurir. Mulai dari kehilangan harta sampai kehilangan orang-orang yang tersayang.

Film yang dirilis pada 20 Agustus 2015 ini pun telah mendulang sederet prestasi mengagumkan seperti Best Animation pada 3 festival di Eropa yakni Milan, Berlin dan Nice International Film Festival pada tahun 2017.

Ada pula trofi dari kategori Best Animation pada ajang Hollywood International Motion Pictures, European Cinematography Awards dan Amsterdam International Film Festival 2018.