Film Fast and Furious 6 di Puncak Box Office  

TEMPO.CO, California - Film Fast & Furious 6 telah berada di puncak box office dalam penjualan tiketnya selama empat hari sejak pertama kali ditayangkan. Film produksi Universal Pictures itu telah meraup pendapatan mencapai US$ 98,5 juta atau sekitar Rp 962 miliar. (Baca: Film Fast and Furious Lebih Macho dan Berotot)

Sementara peringkat kedua ditempati oleh The Hangover Part III dengan penghasilan US$ 42,4 juta atau sekitar Rp 414 miliar. Film science-fiction Star Trek Into Darkness turun ke peringkat ketiga dengan pendapatan sebesar US$ 38 juta atau sekitar Rp 371 miliar.

Rumah produksi Universal telah menghabiskan dana sekitar US$ 160 juta dalam pembuatan film Fast & Furious 6 dan sebesar US$ 100 juta untuk pemasarannya. Film yang dibintangi Vin Diesel, Michelle Rodriguez, dan Dwayne Johnson serta Joe Taslim yang disutradarai Justin Lin ini telah berada di urutan pertama di 59 negara di seluruh dunia.

Fast and Furious 6 mengisahkan tentang agen Luke Hobbs yang meminta bantuan pada Dominic Toretto (Vin Diesel) untuk melawan gangster yang diketuai Owen Shaw (Luke Evans). Dom dijanjikan pengampunan oleh Luke dan bisa pulang kembali ke negaranya. Namun, melawan gangster tersebut bukanlah hal yang mudah, apalagi dengan keterlibatan kekasih Dom yang dianggap telah mati, Letty (Michelle Rodriguez). 

NYTIMES.COM | ANINDYA LEGIA PUTRI

Berita Lain:

Dapatkan Agen, Joe Taslim Kalahkan Ribuan Aktor 

Maudy Pakai Gaun Sebastian Gunawan di Cannes

Maudy Grogy Sebelum Berangkat ke Cannes

Joe Taslim Dapat Bonus, Fast Furious Box Office 

Drama Lesbian Menangi Palem Emas Cannes 2013

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.