Final Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Belum Menyerah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Singapura - Timnas Indonesia akan melawan timnas Thailand pada final AFF 2020, Sabtu (1/1/2021). Tim Garuda harus menghadapi rintangan berat karena lawannya sudah mencetak empat gol di laga pertama final piala AFF 2020.

Pelatih Shin Tae-yong menegaskan bahwa timnya belum menyerah. Mereka akan terus maju untuk meraih piala AFF 2020.

"Ya, kita berada di bawah tekanan melawan tim yang sulit, tetapi kita akan maju untuk memenangkan pertandingan ini," ujar Shin Tae-yong, dikutip dari ASEAN Football, Sabtu (1/1/2021).

Meski demikian, Shin Tae-yong tak bisa memprediksi skor akhir di pertandingan penentu ini.

"Saya memiliki kepercayaan tetapi apakah kita bisa menang dengan margin besar, itu semua tergantung pada kemampuan pemain untuk tetap tenang dan memainkan game mereka," jelasnya.

Simak selengkapnya jadwal Piala AFF 2020/2021 dan jadwal Timnas Indonesia, juga hasil pertandingan dan klasemen dengan klik di sini.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Positive Attitude

Evan Dimas. Pemain Bhayangkara FC berusia 26 tahun ini juga selalu menjadi starter dalam dua laga sebelumnya. Kinerjanya di lini tengah dalam dua laga tersebut layak disanjung. Dua gol dan satu assist disumbangkannya serta torehan umpan suksesnya yang mencapai 86,5 persen. (affsuzukicup)
Evan Dimas. Pemain Bhayangkara FC berusia 26 tahun ini juga selalu menjadi starter dalam dua laga sebelumnya. Kinerjanya di lini tengah dalam dua laga tersebut layak disanjung. Dua gol dan satu assist disumbangkannya serta torehan umpan suksesnya yang mencapai 86,5 persen. (affsuzukicup)

Evan Dimas berkata akan terus bersikap positif dalam pertandingan final ini. Ia tidak gentar meski pemain timnas banyak yang berusia muda.

Evan juga siap menunjukkan hasratnya untuk pertandingan ini.

"Kita harus mengambil hal-hal positif dan meski kita punya banyak pemain muda, kita harus menunjukkan bahwa kita ingin bertanding dengan baik di pertandingan ini," ujarnya.

Pratama Arhan rencananya akan kembali bertanding di final 2, sebelumnya ia tak bermain di final 1, sehingga kekuatan pertahanan Indonesia berkurang.

Butuh Keajaiban

Pada menit ke-63 Egy Maulana Vikri dimasukkan pelatih Shin Tae-yong menggantikan Ricky Kambuaya untuk meningkatkan serangan akibat stamina Ricky Kambuaya yang mulai kelelahan. (AP/Suhaimi Abdullah)
Pada menit ke-63 Egy Maulana Vikri dimasukkan pelatih Shin Tae-yong menggantikan Ricky Kambuaya untuk meningkatkan serangan akibat stamina Ricky Kambuaya yang mulai kelelahan. (AP/Suhaimi Abdullah)

Sebelumnya, Bola Liputan6.com menilai butuh keajaiban bagi timnas Indonesia. Melihat situasi terkini, timnas kemungkinan besar bakal kembali menjadi runner-up Piala AFF 2020, sama seperti lima kesempatan sebelumnya pada 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016.

Sebaliknya, Thailand bakal menambah koleksi trofi sekaligus memantapkan status sebagai raja Asia Tenggara. Negeri Gajah Putih sebelumnya berjaya pada 1996, 2000, 2002, 2014, dan 2016 untuk unggul satu gelar dari Singapura.

Thailand diperkirakan mengusung strategi seperti ketika menyingkirkan juara bertahan Vietnam di semifinal. Unggul 2-0 hasil leg pertama, mereka mengurangi tempo di pertandingan kedua dan sukses memaksa lawan bermain kaca mata.

Berikut perkiraan pemain di laga final AFF 2020:

Perkiraan Pemain:

Rivalitas - Timnas Indonesia Vs Thailand (Bola.com/Adreanus Titus)
Rivalitas - Timnas Indonesia Vs Thailand (Bola.com/Adreanus Titus)

Thailand (4-3-1-2): Siwarak Tedsungnoen; Narubadin Weerawatnodom, Manuel Bihr, Kritsada Kaman, Theerathon Bunmathan; Phitiwat Sukjitthammakul, Sarach Yooyen, Thitipan Puangchan; Chanathip Songkrasin; Supachok Sarachat, Teerasil Dangda

Indonesia (4-2-3-1): Nadeo Argawinata; Asnawi Mangkualam, Fachrudin Aryanto, Elkan Baggott, Pratama Arhan; Rachmat Irianto, Alfeandra Dewangga; Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman; Ezra Walian

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel