Finis Sebagai Runner-up, Shin Tae-yong Bidik Gelar Juara Piala AFF 2022

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia harus puas finis di posisi kedua Piala AFF 2020. Hasil itu diraih usai Skuat Garuda kalah agregat 6–2 dari Timnas Thailand.

Dalam pertandingan leg pertama yang berlangsung di National Stadium, Singapura, pada Rabu (29/12/2021), Asnawi Mangkualam cs kalah telak 0–4 dari Tim Gajah Perang. Skuad Garuda sukses memulai laga dengan apik di leg kedua.

Namun, upaya tersebut belum cukup untuk mengantarkan Indonesia meraih gelar Piala AFF perdananya. Pasukan Merah Putih hanya mampu bermain imbang 2–2 hingga akhir leg penentu dan keluar sebagai runner-up.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengakui bahwa anak-anak asuhnya masih sangat muda. Meski demikian ia optimistis Skuad Garuda bakal mampu bersaing memperebutkan gelar Piala AFF edisi berikutnya.

“Piala AFF 2020 akan menjadi landasan bagi Indonesia untuk membidik tujuan baru pada 2022. Kami akan bersiap menjadi salah satu kandidat yang bersaing untuk memperebutkan (gelar) juara Piala AFF berikutnya,” ujar Shin Tae-yong seperti dilansir dari Zing News.

Kurang Pengalaman

Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. (AFP/Roslan RAHMAN).
Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. (AFP/Roslan RAHMAN).

Di sisi lain, Shin Tae-yong juga menyebut Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 kurang berpengalaman. Hal ini terlihat kala melakoni dua leg final kontra Thailand. Meski bermain bagus di leg kedua, Indonesia harus menelan empat gol tanpa balas pada leg perdana.

“Di leg pertama, kami kurang beruntung karena para pemain muda berada di bawah tekanan. Namun dalam pertandingan ini (leg kedua), mereka percaya diri. Mereka bermain dengan berani. Meski tak bisa mengalahkan Thailand, hasil ini tetap membuat saya puas,” kata pelatih asal Korea Selatan tersebut, mengutip Zing News.

“Kurangnya pengalaman pemain muda telah terbukti dalam pertandingan besar seperti di dua (leg) final. Skuad ini harus terus mengakumulasikan pengalaman di lapangan. Kami akan lebih siap untuk memenangkan Piala AFF di masa depan,” sambung Shin Tae-yong.

Pertandingan Leg Kedua

Timnas Indonesia baru berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-80. Gol penyeimbang dicetak Egy Maulana Vikri. (AP/Suhaimi Abdullah)
Timnas Indonesia baru berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-80. Gol penyeimbang dicetak Egy Maulana Vikri. (AP/Suhaimi Abdullah)

Timnas Indonesia membuka leg kedua dengan apik. Anak-anak asuh Shin Tae-yong unggul lebih dulu berkat gol dari Ricky Kambuaya di menit ke-7. Skor 1–0 untuk keunggulan Skuad Garuda bertahan hingga turun minum.

Sayangnya, Timnas Indonesia kembali kesulitan menahan serangan Thailand. Dua gol cepat yang dilancarkan oleh Adisak Kraisorn (54'), dan Sarach Yooyen (56') seolah menumbangkan asa Indonesia untuk merebut gelar edisi ini.

Egy Maulana Vikri sempat mencetak gol hiburan di menit ke-80. Skor bertahan imbang 2–2 hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan. Hasil ini membawa Timnas Thailand merebut gelar Piala AFF keenamnya.

“Kami akan memastikan belajar dari kesalahan ini untuk turnamen yang akan datang,” kata Pelatih Shin Tae-yong pasca pertandingan, seperti dilansir dari Liputan6.com.

"Jika kami bisa belajar dari pengalaman ini, kami tak akan lagi menjadi kuda hitam tetapi calon juara. Kami akan memastikan cara yang tepat untuk mewujudkannya," ujarnya menambahkan.

Penulis: Melinda Indrasari

Infografis

Infografis Sang Juara dan Runner-Up Piala AFF (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Sang Juara dan Runner-Up Piala AFF (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel