Fintech Ini Enggak Cuma Bisa Buat Pinjam Uang

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pesatnya perkembangan dunia digital saat ini, membuat perputaran uang tidak hanya terjadi secara offline saja, namun juga online.

Terbukti, adanya financial technology atau fintech langsung disambut oleh sebagian warga Indonesia untuk mengajukan pinjaman, yang digunakan oleh mereka untuk beragam keperluan mendesak.

Adanya pandemi yang melanda mulai tahun lalu, menjadi salah satu contoh di mana masyarakat begitu membutuhkan pencairan dana pinjaman dalam waktu singkat, agar bisnis mereka tetap bisa berjalan.

Salah satu perusahaan yang menyediakan jasa tersebut adalah Julo, sebuah karya anak bangsa yang sudah hadir di Indonesia sejak 2016 dan resmi mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK pada 2020.

Pihak Julo mengatakan, ada 135 persen pertumbuhan year-on-year rekening nasabah dan Rp155 triliun penyaluran pinjaman, menurut data OJK per December 2020. Hal itu membuktikan, bahwa teknologi finansial menjadi alternatif dari layanan bank dan pembayaran konvensional.

Adanya pembatasan jumlah antrean dan harus menjaga jarak, membuat aplikasi memegang peranan penting dalam mensukseskan program mereka. Nasabah dapat mendaftar dan mengajukan pinjaman dari mana saja, tanpa perlu mendatangi kantor cabang.

Dikutip dari keterangan resmi, Senin 12 April 2021, salah satu yang jadi unggulan Julo adalah kredit online dengan batas sampai Rp15 juta, dan bunga mulai dari 0,1 persen per hari.

Tak hanya itu, mereka juga menawarkan berbagai fitur layanan kredit digital yang bermanfaat bagi masyarakat. Contohnya, batas kredit yang dimiliki oleh nasabah bisa digunakan untuk transaksi di platform ecommerce, transfer dana, membayar listrik, BPJS Kesehatan, hingga mengisi dompet digital.

“Kami berharap masyarakat dapat mempergunakan fasilitas kredit digital ini untuk tujuan meningkatkan kualitas hidup, seperti biaya pendidikan, renovasi rumah, dan biaya kesehatan,” ujar Kepala Pemasaran Julo, Mikhal Anindita.