Firasat Syekh Ali Jabar Pemulung Viral Baca Alquran Jadi Imam Besar

Dedy Priatmojo, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 2 menit

VIVA – Seorang remaja yang sehari-harinya mencari nafkah dengan menjadi pemulung, Muhammad Ghifari Akbar akhirnya bertemu dengan ulama kondang Syekh Ali Jaber di daerah Cimahi, Bandung, Jawa Barat pada Rabu, 11 November 2020. Sebab, Akbar sempat viral fotonya lagi baca Alquran saat beraktivitas.

Dengan rasa bangga, Syekh Ali memberikan hadiah kepada Akbar untuk ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah. Bahkan, Syekh Ali berniat mengangkat Akbar dan bercita-cita membimbingnya supaya menjadi imam besar di Indonesia serta penghafal Alquran.

"Alhamdulillah, saya sudah bertemu dan dia (Akbar) bersama saya di Cimahi. Saya memang lagi perjalanan safari Jawa dan punya niat untuk silaturahmi, tapi malah dapat kejutan dibawa tim ke lokasi acara. Saya terkejut sekali ketika bertemu Akbar," kata Syekh Ali dikutip dari tvOne pada Rabu, 11 November 2020.

Baca: Viral Bocah Pemulung Selalu Bawa Alquran saat Beraktivitas

Sebetulnya, Syekh Ali niatnya bukan hanya memberangkatkan Akbar umrah saja tapi banyak hal menyangkut kebutuhan keluarganya seperti pendidikan. Syekh Ali niatkan umrah untuk Akbar itu sebagai bentuk memulai kehidupan baru, lewat dunia pendidikan dan belajar Alquran.

"Saya harap memulai langkahnya dari umrah dan ke depan menjadi berkah, apalagi saya ingin kenalkan beliau dengan tokoh-tokoh imam besar di Mekah dan Madinah," ujarnya.

Syekh Ali melihat sosok Akbar punya suara yang bagus dalam membaca Alquran, merdu sehingga perlu dibina dan bimbing terkait pembacaan huruf dan tajwidnya saja. Sebab, ia punya firasat kalau Akbar ini sebagai calon imam besar untuk Indonesia.

"Saya punya firasat, Insya Allah si Akbar ini menjadi imam besar untuk Indonesia. Makanya saya berharap Akbar sebagai calon imam besar, diawali kehidupan baru dengan Alquran. Saya yakin Alquran akan membimbing kehidupannya menjadi berkah dan sukses dunia akhirat, Insya Allah," jelas dia.

Namun demikian, Syekh Ali juga tetap mengajak pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk sama-sama memperhatikan pendidikan Akbar yang sempat putus sekolah sejak kelas 4 SD (sekolah dasar).

"Saya ingin segala kebaikan ini sinergis dengan pemerintah membangun Indonesia menjadi lebih baik," katanya.

Sementara, Akbar mengaku senang bisa bertemu langsung dan diajak ikut pengajian oleh Syekh Ali Jaber. Saking senang dan haru, Akbar tidak bisa berkata apa-apa alias gugup. Karena, ia tak menyangka dipertemukan dengan ulama kondang tersebut. "Saya senang banget sampai tidak bisa berkata apa-apa," ujarnya.

Akbar menjadi perbincangan karena fotonya sedang membaca Alquran viral di media sosial. Saat itu, Akbar lagi mencari nafkah menjadi pemulung. Kemudian, Syekh Ali pun berbincang melalui telepon yang disiarkan program Kabar Petang tvOne. Dari situ, Syekh Ali akan mengurus umrah Akbar ke Tanah Suci.

Selanjutnya, Akbar mengaku setiap harinya membaca Alquran dengan menghabiskan 2 jus meski belum bisa menghafalnya. Namun, ia selalu kenyang apabila membaca Alquran di kala perut lapar dan tidak memiliki uang untuk membeli makanan.

"Saat saya sedang lapar tidak punya uang, saya lebih baik istirahat membaca Alquran dengan fokus. Kalau selesai baca Alquran sudah kenyang, jadi tidak mau makan lagi," kata Akbar. (ren)