Firaun, DPO Curanmor yang Terkenal Licin Terpaksa di Dor Polisi

Agus Rahmat, Satria Zulfikar (Mataram)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pihak kepolisian dari Tim Puma Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB), akhirnya melumpuhkan Firaun alias Sahrul Gunawan. Dia adalah buronan spesialis pencurian kendaraan bermotor atau curanmor, yang terkenal licin.

Namun pada Minggu kemarin 18 April 2021, pelarian dan persembunyian Firaun berakhir. Ia ditangkap oleh kepolisian di kediamannya di Kecamatan Belo, Kabupaten Bima NTB.

"Bersama pelaku, kita juga mengamankan lima unit sepeda motor yang diduga kuat hasil curiannya,” ujar Kasubag Humas Polres Bima Kota, IPTU Jufrin, Senin, 19 April 2021.

Baca juga: Kawanan Pengganjal ATM Tarik Uang Saldo Tak Berkurang Dibekuk

Pelaku beberapa kali berhasil kabur dari kejaran petugas. Karena sudah diciduk, membuat aparat kepolisian memasukkan namanya menjadi daftar pencarian orang (DPO).

Firaun dengan rekannya bernama Maha yang ditangkap terlebih dahulu, kerapkali melakukan curanmor dengan cara yang sadis. Dia tidak ragu melukai korban jika melawan saat melakukan aksinya.

“Hingga kita mengeluarkan surat DPO dan tim sudah beberapa kali melakukan penggerebekan namun pelaku ini terkenal lihai dan licin hingga selalu berhasil melarikan diri. Makanya kita dor,” urainya.

Penangkapan Firaun bermula dari informasi yang diperoleh, kalau pelaku sedang di rumahnya. Tak ingin gagal, tim Polres Bima Kota menyusun strategi. Anggota kemudian mengepung kediaman pelaku.

Saat itu dilakukan pendobrakan beberapa kali. Mengetahui kehadiran polisi, pelaku sempat mencoba melakukan perlawanan dan melarikan diri lewat jendela, namun berhasil diamankan.

“Sepeda motor hasil curiannya, disimpan di bawah kolong rumah pelaku. Dia mengaku telah melakukan curanmor sebanyak 18 kali dan menjualnya ke dua orang,” katanya.

Polisi langsung melakukan pengembangan ke rumah dua orang yang membeli barang curian Firaun tersebut. Yakni warga di wilayah Monta Dalam dan Belo. Hanya saja, saat dilakukan penggerebekan oknum tidak berada di tempat.

“Tapi kita berhasil mengamankan empat unit sepeda motor hasil curanmor yang di simpan di bawah kolong rumahnya,” katanya.

Tim juga melakukan pengembangan ke oknum yang sebutkan Firaun di wilayah Belo Selatan. Hanya saja, polisi sempat terkecoh dan hampir kecolongan. Tahu kondisi gelap dan hujan, meminta ijin untuk buang air kecil. Saat itulah, ia kembali mencoba melarikan diri. Beruntung tim masih bisa mengamankannya walau harus dihadiahi timah panas.

“Karena situasi gelap dan hujan, pelaku yang melihat tim lengah langsung berontak dan melakukan perlawanan terhadap petugas. Sehingga tim mengambil tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan pelaku yang mengenai bagian kaki pelaku Firaun,” jelasnya.

Firaun akhirnya dibawa ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan. Setelah mendapat perawatan medis, tim mengamankan pelaku beserta barang bukti ke Mako Sat Reskrim Res Polres Bima Kota.