Firli nyatakan korupsi bertentangan dengan Pancasila

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan perilaku korupsi sangat bertentangan dengan setiap butir sila yang terdapat dalam Pancasila.

"Dalam konteks pemberantasan korupsi, jelas korupsi sebagai kejahatan kemanusiaan sangat bertentangan dengan setiap butir sila Pancasila sehingga banyak yang mengatakan para koruptor tidak pancasilais karena telah mengkhianati seluruh nilai-nilai dalam dasar negara kita," kata Firli melalui keterangan tertulisnya, Rabu memperingati Hari Lahir Pancasila.

Dalam sila pertama, kata dia, korupsi merupakan perbuatan yang mengingkari nilai-nilai ketuhanan. "Apalagi sisi kemanusiaan yang adil dan beradab seperti bunyi sila kedua Pancasila," ujar Firli.

Apabila dibiarkan berlarut, lanjut dia, dampak destruktif kejahatan korupsi, salah satunya dapat merusak nilai-nilai persatuan dalam sila ketiga.

"Mengingat para koruptor lazimnya mementingkan diri dan kelompoknya sendiri, ketimbang kepentingan nasional bangsa dan negara," ujarnya.

Baca juga: Ketua MPR dorong pengamalan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat

Baca juga: Nadiem dorong Pancasila lebih membumi lewat Kurikulum Merdeka

Berikutnya, ia mengatakan kejahatan korupsi dapat mengganggu kehidupan berbangsa-bernegara yang dipimpin dengan khidmat dan penuh kebijaksanaan sebagaimana tertera pada sila keempat.

"Dan yang pasti, korupsi telah mengamputasi keadilan dan rasa adil bagi rakyat sehingga kejahatan kemanusiaan yang telah berurat akar di republik ini harus segera ditangani dengan tepat, cepat, cermat, terukur, efisien dan melibatkan seluruh eksponen-elemen bangsa agar keadilan sosial benar-benar tercipta serta dirasakan bagi seluruh rakyat Indonesia seperti termaktub dalam sila kelima," tuturnya.

Ia menilai Pancasila adalah garda terdepan sekaligus benteng yang terbukti menyelamatkan negeri ini dari berbagai permasalahan bangsa sejak dulu hingga saat ini.

"Penting bagi kita untuk senantiasa menjiwai Pancasila agar dapat jernih melihat ragam permasalahan bangsa seperti persoalan penanganan korupsi, yang jangan hanya disorot dari kacamata pribadi, melainkan pandangan luas sebagai bagian dari elemen bangsa dan negara," ucap dia.

Baca juga: Ketua MK: Pancasila tertanam pada setiap ajaran agama

"Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila dengan menjiwai Pancasila dan menggelorakan selalu semangat antikorupsi. Mari berkarya untuk rakyat bangsa dan negara, mengabdi untuk ibu pertiwi membersihkan, dan membebaskan dari praktik-praktik korupsi dengan budaya dan peradaban antikorupsi," kata Firli menambahkan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel