Fitriani tersingkir dari turnamen Yuzu Isotonic Akmil Open 2021

·Bacaan 2 menit

Tunggal putri unggulan teratas Fitriani tersingkir dari turnamen bulu tangkis nasional Yuzu Isotonic Akmil Open 2021, Jumat.

Dalam babak perempat final yang berlangsung di GOR Djarum, Magelang, Jawa Tengah, Fitriani yang merupakan pebulu tangkis peringkat 41 dunia itu takluk kepada pebulu tangkis muda Mutiara Ayu Puspitasari 21-16, 13-21, 21-23.

Mutiara mengaku bangga bisa mengalahkan Fitriani yang merupakan mantan penghuni Pelatnas Cipayung dan juga memiliki peringkat tertinggi dalam turnamen tersebut.

“Pastinya bangga banget. Mungkin, rasa bangganya melebihi pencapaian juara karena kan level dia jauh di atas saya," ujar Mutiara, mengomentari keberhasilannya dalam rilis pers turnamen yang diterima di Jakarta.

Baca juga: PB Djarum dan Jaya Raya penyumbang atlet terbanyak Akmil Open 2021

Mutiara yang juga juara Slovenia International 2021 itu bersyukur dapat menyudahi perlawanan Fitriani dalam pertandingan berdurasi sekitar satu jam tersebut.

Sebelum bertanding, atlet kelahiran Ngawi, Jawa Timur itu memotivasi dirinya untuk mengeluarkan semua kemampuannya saat berhadapan dengan Fitriani.

"Dari awal saya memang niat mau mengadu, seberapa bisa saya melawan dia. Ternyata, Alhamdulillah saya bisa menang. Padahal, dari awal saya tidak punya target untuk menang, yang penting mengeluarkan semua kemampuan saja,” ujarnya.

Baca juga: Yuzu Isotonic Akmil Open 2021 kembalikan gairah kompetisi bulu tangkis

Kemenangan Mutiara atas Fitriani semakin manis karena dia sebelumnya harus melakoni dua pertandingan dalam satu hari. Sekitar satu jam sebelum berhadapan dengan Fitriani, atlet binaan PB Djarum itu sudah banjir keringat saat mengalahkan rekan satu klubnya, Chiara Marvella Handoyo di nomor Taruna Tunggal Putri U19 dengan rubber game 16-21, 21-14, 21-16. Hal inilah yang membuat Mutiara sempat kelelahan saat meladeni Fitriani.

“Gim pertama saya memang ngotot, mau menang gim itu. Kalau gim kedua, benar, saya sempat kelelahan. Makanya, ketika ketinggalan angka terlalu jauh, saya nggak kejar mati-matian. Saya hanya berpikir simpan tenaga buat gim ketiga,” pungkas dia.

Pada partai semifinal tunggal putri dewasa, Mutiara akan berjumpa dengan Kyla Legiana Agatha asal klub Mutiara Cardinal Bandung.

Baca juga: Turnamen bulu tangkis Yuzu Isotonic Akmil Open 2021 siap digelar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel