Fitur Scan QR Code PeduliLindungi Hadir di Aplikasi Grab

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Grab mengintegrasikan aplikasinya dengan fitur scan QR code dari aplikasi skrining Covid-19 yang dikelola Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, PeduliLindungi.

Integrasi PeduliLindungi ke dalam ekosistem Grab ini akan memudahkan masyarakat untuk mengaksesnya, serta mendukung upaya pemerintah dalam mengendalikan pandemi di tengah meningkatnya mobilitas.

"Seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kegiatan bisnis, kita semua diajak untuk semakin mematuhi protokol kesehatan," kata Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia, dalam siaran persnya.

Menurut Ridzki, masyarakat masih harus hidup berdampingan dengan situasi dan untuk menanggulanginya, semua harus bersatu dan berkolaborasi.

"Dengan mengakses PeduliLindungi melalui aplikasi Grab, pengguna memperoleh kemudahan dan keuntungan dalam satu aplikasi," kata Ridzki.

Ia menambahkan, pengguna juga tidak perlu khawatir soal keamanan karena data pribadi akan langsung dikirim ke sistem PeduliLindungi, tanpa disimpan dalam aplikasi Grab.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Luncurkan Promo

Grab, Aplikasi Grab. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat
Grab, Aplikasi Grab. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Integrasi ini sendiri akan diberlakukan secara nasional, di mana pengguna Grab di seluruh Indonesia dapat menemukan tile PeduliLindungi di halaman muka aplikasinya.

Pengguna dapat mengaksesnya untuk kemudian melakukan scanning barcode di lokasi-lokasi yang mereka kunjungi.

Selain itu, pengguna Grab juga bisa mendapatkan promo hingga 50 persen untuk layanan GrabFood self pick-up di merchant yang ada di lokasi pengguna check in.

Usai check-out di lokasi tersebut, pengguna juga bisa mendapat diskon hingga 50 persen untuk GrabBike atau GrabCar (Protect). Cukup menambah kode promo GRABPEDULI di setiap pemesanan makanan atau perjalanannya.

Menkes Minta Masyarakat Tak Lengah

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meninjau pusat vaksinasi di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada 28 Februari 2021, yang didirikan atas kerjasama Grab dan Good Doctor. (Dok Kementerian Kesehatan RI)
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meninjau pusat vaksinasi di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada 28 Februari 2021, yang didirikan atas kerjasama Grab dan Good Doctor. (Dok Kementerian Kesehatan RI)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pun meminta agar seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan tidak lengah, serta tidak mengabaikan protokol kesehatan.

"Pemerintah telah melakukan upaya-upaya pengetatan dan juga mendorong keterlibatan swasta untuk bersama-sama mencegah gelombang ketiga," kata Menkes.

Menurut Budi, dukungan swasta seperti dari Grab tentunya bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.

"Ditambah dengan inovasi dan promo dari Grab, saya berharap masyarakat semakin menaati protokol untuk check-in dan check-out," kata Menkes Budi.

Menkes menegaskan, meski saat ini kasus Covid-19 sudah rendah, belajar dari pengalaman negara lain, kita harus tetap memperkuat 3T dan 3M agar kasus tidak meningkat lagi, terutama di periode libur akhir tahun.

Grab Indonesia sendiri sebelumnya menjadi mitra swasta pertama yang mendukung program vaksinasi Covid-19 nasional di bulan Februari lalu.

Hingga saat ini, mereka telah menjalankan program vaksinasi di 54 kabupaten dan kota, bagi mitra pengemudi, mitra merchant, serta masyarakat umum.

(Dio/Isk)

Infografis 11 Aplikasi Terintegrasi PeduliLindungi

Infografis 11 Aplikasi Terintegrasi PeduliLindungi. (Liputan6.com/Niman)
Infografis 11 Aplikasi Terintegrasi PeduliLindungi. (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel