FKDM Jakbar: "Jumat Berfaedah" pererat kesatuan dan persatuan warga

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Administrasi Jakarta Barat

Iswadi menyebutkan, kegiatan "Jumat Berfaedah" dapat mempererat kesatuan dan persatuan warga.

"Saya mengapresiasi kegiatan ini karena kegiatan ini dapat menjaga kesatuan dan kerukunan warga di wilayah Jakarta Barat," kata Iswadi di Jakarta Barat (Jakbar), Selasa.

Hal tersebut karena banyak kegiatan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama dalam program "Jumat Berfaedah".

Selain mempererat kesatuan dan persatuan warga, kegiatan ini dinilai dapat membantu menyejahterakan warga dengan memberikan hunian yang layak.

Iswadi menyebutkan beberapa kegiatan yang dilakukan Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko dalam program "Jumat Berfaedah" tersebut.

Beberapa diantaranya yakni kegiatan bedah rumah warga, pemberian sertifikat IMB untuk tempat-tempat ibadah dan santunan anak yatim piatu. Selain itu pemberian kursi roda, penanaman pohon anggur serta memberikan bantuan stimulus kepada tempat ibadah.

Baca juga: Pemkot Jakbar bedah 136 rumah tidak layak huni pada 2022

Baca juga: Jakbar resmikan rumah warga yang dibedah melalui "Jumat Berfaedah"

Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini Wali Kota Jakarta Barat juga kerap menggandeng elemen masyarakat untuk terlibat di dalamnya.

Iswadi berharap kegiatan tersebut bisa terus berlangsung demi mempererat persatuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis Jakarta Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp8,6 miliar untuk kegiatan bedah rumah tidak layak huni sebanyak 136 unit sepanjang 2022.

"Kalau tahun ini alokasinya 136 rumah dan nilainya Rp50 juta per rumah," kata Koordinator Baznas Bazis Wilayah Jakarta Barat, Heru Norwanto saat dihubungi di Jakarta, Selasa (27/9).

Dana tersebut disalurkan ke dalam program bedah rumah yang ada di dalam kegiatan Pemkot Jakbar bertajuk "Jumat Berfaedah".

Kegiatan tersebut digulirkan dengan tujuan membantu ratusan warga mendapatkan hunian yang layak.