FKep Unhas bahas praktik uji klinis bersama pakar Jerman

Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Hasanuddin menghadirkan Prof Gerhard Fortwengel dari MID Hochschule Hannover, Jerman untuk membahas praktik uji klinis secara virtual, Kamis.

Prof Gerhard Fortwengel dalam pemaparannya yang dipantau dari Makassar menjelaskan tentang pedoman uji klinik yang baik dalam melibatkan partisipasi manusia sebagai subyek.

Praktik klinis yang baik menerapkan standar kualitas etik dan ilmiah dalam mendisain, melaksanakan, mencatat dan melaporkan uji klinik yang telah melibatkan partisipasi subyek manusia dengan memastikan kredibilitas data percobaan.

Prof Gerhard menjelaskan hak, keamanan, dan kesejahteraan setiap subjek adalah pertimbangan yang paling penting dan harus didahulukan, dengan memberikan informasi non-klinis dan klinis yang masuk akal secara ilmiah dan dijelaskan dalam protokol jelas dan terperinci.

Baca juga: Keperawatan Unhas berikan pelatihan psikososial perawat COVID-19

Baca juga: Rektor Unhas ajak milenial sukseskan Forum Y20 Indonesia 2022

“Perawatan medis bagi setiap subjek adalah tanggung jawab tenaga kesehatan yang berkualifikasi, disertai pelaporan uji klinis yang menjamin bahwa data dan hasil yang dilaporkan dapat dipercaya dan akurat. Hak, integritas, dan kerahasiaan subjek uji dapat terlindungi. Pastikan kredibilitas data uji klinis,” katanya

Prof Gerhard Fortwengel telah memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun terlibat dalam Clinical Research. Sebelum menjabat guru besar di University of Applied Science and Arts in Hannover in Germany, ia bekerja di industri farmasi yang bertanggung jawab dalam penelitian klinis dan penjaminan mutu.

Sementara itu, Wakil Dekan bidang Akademik, Riset dan Inovasi, Syahrul Said SKep Ns MKes PhD, menyampaikan suatu kebanggaan dapat menghadirkan narasumber internasional.

"Topik yang berkaitan dengan peningkatan kualitas penelitian, yakni membuka peluang penelitian eksperimental klinis kesehatan. Untuk itu diharapkan dapat menjadi ruang diskusi bersama bagi pengembangan bidang keilmuan,” kata Syahrul.*

Baca juga: Unhas dan Atdikbud KBRI New Delhi perluas kolaborasi PT India

Baca juga: Rektor: Kedatangan PM Australia di Unhas perkuat kerjasama pendidikan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel