Flashback Liga Inggris: Ketika MU Pernah Dibikin Malu Man City di Old Trafford 11 Tahun Silam

Bola.com, Jakarta - Pekan ke-9 Liga Inggris 2022/2023 akan disuguhi satu laga besar. Manchester City akan menjamu rival sekotanya, Manchester United (MU) di Etihad Stadium, Minggu (2/10/2022).

Pertandingan antara Man City versus MU masih akhir pekan depan. Atau setelah dua pertandingan dalam jeda Internasional lebih dulu dimainkan.

Pertemuan bertajuk derbi Manchester dipastikan mengundang perhatian yang sangat besar. Paling tidak siapa yang lebih superior untuk awal musim ini.

Manchester City sebagai juara bertahan Liga Inggris, masih membuntuti pemuncak klasemen sementara Arsenal. Sementara MU dalam tren apik dan masuk di posisi lima besar klasemen.

Apa yang Terjadi 11 Tahun Lalu?

Kolaborasi keduanya menghasilkan dua gelar bagi Manchester City. Piala FA menjadi yang pertama diraih pada akhir musim 2010/2011 dan dilanjutkan dengan gelar kedua di musim berikutnya yaitu juara Premier League 2011/2012. (AFP/Carl De Souza)
Kolaborasi keduanya menghasilkan dua gelar bagi Manchester City. Piala FA menjadi yang pertama diraih pada akhir musim 2010/2011 dan dilanjutkan dengan gelar kedua di musim berikutnya yaitu juara Premier League 2011/2012. (AFP/Carl De Souza)

Tidak ada salahnya menengok ke belakang, sekitar 11 tahun silam. Ya, pada bulan Oktober 2011, MU pernah mencatatkan hasil yang sungguh memalukan ketika menjamu rival sekotanya itu.

Manchester City tampil gemilang dalam duel panas derbi Manchester. Bertandang ke markas Manchester United, The Citizens membawa pulang kemenangan fantastis dengan skor 6-1 di Stadion Old Trafford, Minggu (23/10/2022).

Kekalahan memalukan dan menjadi salah satu yang paling telak diterima MU atas satu klub sekotanya.

Sihir Mario Balotelli

Mario Balotelli. Saat menerima Golden Boy edisi 2010, striker asal Italia ini berusia 20 tahun dan baru setengah musim menjadi pemain Manchester City usai didatangkan dari Inter Milan di awal musim 2010/2011. Pada musim 2009/2010 ia turut membawa Inter merebut treble winners. (AFP/Graham Stuart)
Mario Balotelli. Saat menerima Golden Boy edisi 2010, striker asal Italia ini berusia 20 tahun dan baru setengah musim menjadi pemain Manchester City usai didatangkan dari Inter Milan di awal musim 2010/2011. Pada musim 2009/2010 ia turut membawa Inter merebut treble winners. (AFP/Graham Stuart)

Kedua tim menyuguhkan permainan yang berjalan ketat pada menit-menit awal. Kedua tim kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan dan menciptakan peluang-peluang berbahaya.

Namun, situasi berubah setelah striker Man City asal Italia, Mario Balotelli memecah kebuntuan pada menit ke-22. Tempo pertandingan langsung meningkat dan permainan terbuka di antara kedua tim tersaji.

Diusirnya Jonny Evans pada awal babak kedua jadi awal petaka buat MU. Kalah jumlah pemain membuat pertahanan mereka rapuh dan mudah ditembus.

Hancur di Paruh Kedua

Manchester United menelan kekalahan telak 1-6 dari Manchester City dalam pertandingan yang berlangsung di Old Trafford, 23 Oktober 2011. (AFP/Andrew Yates)
Manchester United menelan kekalahan telak 1-6 dari Manchester City dalam pertandingan yang berlangsung di Old Trafford, 23 Oktober 2011. (AFP/Andrew Yates)

Man City menambah empat gol pada babak kedua, masing-masing lewat Balotelli, Sergio Aguero, dua gol Edin Dzeko, dan David Dilva. Satu gol hiburan MU dibuat Darren Fletcher.

Kemenangan telak ini memantapkan posisi City di puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan 25 poin dari sembilan laga. Mereka unggul lima poin atas MU yang ada di peringkat kedua.

Pada musim itu, Man City yang dibesut Roberto Mancini akhirnya keluar sebagai juara Liga Inggris musim 2011/2012.

Bagaimana dengan Musim Ini?

Harry Maguire - Kapten Setan Merah ini tampil kedodoran saat MU ditaklukkan Leicester City. Maguire yang baru pulih dari cedera itu pun beberapa kali membuat kesalahan sehingga gawang De Gea dibrondong gol oleh The Foxes. (AP/Rui Viera)
Harry Maguire - Kapten Setan Merah ini tampil kedodoran saat MU ditaklukkan Leicester City. Maguire yang baru pulih dari cedera itu pun beberapa kali membuat kesalahan sehingga gawang De Gea dibrondong gol oleh The Foxes. (AP/Rui Viera)

Man City dan MU akan bertemu akhir pekan depan. Di atas kertas, Man City bakal lebih diunggulkan melihat tren mereka yang sedang luar biasa apiknya.

Ditambah, tim asuhan Pep Guardiola akan bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Sosok Erling Haaland sedang on fire akan menjadi momok menakutkan untuk MU.

Sementara MU yang juga sedang dalam tren positif, tampaknya masih perlu diuji kembali konsistensi mereka. Terutama kekompakan dan adaptasi permainan racikan Erik ten Hag dengan masuknya beberapa pemain baru.

Intip Persaingan Man City dan MU Saat Ini