Flashback Timnas Indonesia di Piala AFF 2002: Ketika Ivan Kolev Memperkenalkan Formasi 4 Bek Sejajar

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Rejam jejak Timnas Indonesia di Piala AFF 2002 yang kala itu masih bernama Piala Tiger cukup apik. Sebelum kekalahan dramatis dari Thailand pada partai final, skuad asuhan Ivan Kolev mendapat banyak pujian.

Keberhasilan Timnas Indonesia melaju ke semifinal hingga final tidak lepas dari materi pemain yang diambil Ivan Kolev. Pelatih asal Bulgaria itu secara cermat dan teliti mampu mengumpulkan para pemain di Indonesia, sesuai taktik dan strategi yang diinginkannya.

Ivan Kolev harus cermat mengingat ekspektasi yang dibebankan baik PSSI maupun penggemar si kulit bundar di Tanah Air padanya cukup tinggi pada Piala AFF edisi ini setelah pada tiga edisi sebelumnya gagal meraih prestasi.

Ivan merupakan pelatih ketujuh dalam kurun waktu enam tahun yang ditunjuk PSSI menduduki kursi panas pelatih kepala demi hadirnya prestasi terbaik.

Sesuai kuota 20 pemain yang ditetapkan dalam regulasi, Ivan Kolev lebih memilih pemain yang bisa bermain dalam dua posisi, terutama di lini tengah dan depan. Apalagi Kolev gemar memainkan pola 4-4-2 dan 4-3-3.

Penerapan pola empat bek sejajar ini terbilang baru untuk Pasukan Garuda. Skuat Indonesia bahkan bisa dibilang baru "diajari" skema ini, beberapa bulan saja sebelum kick-off Piala AFF 2002, karena Timnas Indonesia sebelumnya lebih sering mengusung pola 3-5-2.

Di lini depan, Ivan Kolev memilih Gendut Doni, Bambang Pamungkas, Zainal Arif, dan Jainal Ichwan. Dua nama pertama dikenal sebagai striker murni.

Sedangkan Zainal Arif dan Jainal Ichwan selain mampu menjadi striker murni, juga bisa berperan sebagai penyerang sayap. Keduanya merupakan muka baru di Timnas Indonesia pada Piala AFF 2002.

Kalahkan Malaysia di Semifinal

Bambang Pamungkas merayakan gol saat Timnas Indonesia menggulung Filipina 13-1 di Piala AFF 2002. (AFP/Weda)
Bambang Pamungkas merayakan gol saat Timnas Indonesia menggulung Filipina 13-1 di Piala AFF 2002. (AFP/Weda)

Sementara di lini tengah tim pelatih membawa tujuh gelandang. Mulai gelandang bertahan, gelandang menyerang, hingga pemain sayap, dipilih Kolev untuk menyempurnakan taktik dan strateginya.

Sebanyak tujuh gelandang yang dibawa Kolev adalah Harry Syahputra, Elie Aiboy, Budi Sudarsono, Putu Gede, Yaris Riyadi, Amir Yusuf Pohan, dan Imran Nahumarury. Ivan terpaksa menepikan Bima Sakti, yang cedera jelang perhelatan Piala AFF ini.

Di sisi lain untuk materi pemain belakang, Kolev cukup banyak membawa pemain full back. Dengan patokan empat bek sejajar para pemain belakang yang dibawa adalah Supriyono, Agung Setyabudi, dan Isnan Ali.

Untuk sektor penjaga gawang, hanya dua pemain yang dibawa. Mereka adalah Hendro Kartiko yang pernah dijuluki Fabien Barthez dari Timnas Indonesia dan Jandri Pitoy.

Melangkah dengan status peringkat kedua Grup A, Indonesia menghadapi Malaysia di semifinal. Pertandingan berlangsung ketat. Kedua tim sama-sama menerapkan permainan terbuka.

Tetapi, pada akhirnya Bambang Pamungkas menjadi pahlawan Timnas Indonesia lewat golnya pada menit ke-75. Indonesia menang atas Malaysia yang merupakan musuh bebuyutan dengan skor 1-0.

Nyesek, Kalah di Final

Kiper Timnas Indonesia, Hendro Kartiko, gagal membendung penalti Manit Noyvach (Thailand) di final Piala AFF 2002. (AFP/Weda)
Kiper Timnas Indonesia, Hendro Kartiko, gagal membendung penalti Manit Noyvach (Thailand) di final Piala AFF 2002. (AFP/Weda)

Namun, di pertandingan final Indonesia yang bermain di kandang sendiri, Tim Merah-Putih tidak berhasil memberi kebahagiaan buat hampir 100 ribu suporter yang memenuhi Stadion GBK. Pemenang pertandingan final melawan Thailand ditentukan lewat adu penalti.

Dalam waktu normal ditambah perpanjangan waktu 2x15 menit, skor tetap sama kuat 2-2. Dalam drama adu penalti empat dari lima eksekutor Thailand berhasil menunaikan tugasnya secara sempurna. Mereka adalah Sakda Joemdaee, Terdsak Chaiman, Manit Noyvach, dan Dusit Chalermsan. Sementara Kiatisuk Senamuang, penendang pertama, gagal.

Sedangkan Indonesia hanya menampilkan empat penendang karena dua di antaranya gagal menceploskan bola ke gawang. Dua pemain yang gagal mengeksekusi penalti itu adalah Bejo Sugiantoro yang tendangannya membentur tiang dan Firmansyah melebar dari gawang Thailand yang dijaga Kittisak Rawangpa.

Skuad Indonesia di Piala AFF 2002

Ivan Kolev. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)
Ivan Kolev. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Daftar Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2002

  • Kiper: Hendro Kartiko, Yandri Pitoy

  • Belakang: Aples Tecuari, Sugiantoro, Supriyono Salimin, Nur'Alim, Firmansyah, Agung Setyabudi, Isnan Ali

  • Tengah: Hari Syaputra, Elie Aiboy, Budi Sudarsono, I Putu Gede, Yaris Riyadi, Amir Yusuf, Imran Nahumarury

  • Depan: Gendut Doni Christiawan, Bambang Pamungkas, Zaenal Arif, Mohd. Zainal Ichwan

Pelatih: Ivan Venko Kolev (Bulgaria)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel