Flora Adalah Dunia Tumbuhan, Ketahui Klasifikasi dan Persebarannya di Indonesia

·Bacaan 7 menit

Liputan6.com, Jakarta Flora adalah total keseluruhan kehidupan tanaman di habitat, area atau lapisan geologi tertentu. Flora juga dapat diartikan sebagai sifat tanaman atau harta dari semua jenis tumbuhan dan tanaman. Dalam biologi, tumbuhan adalah organisme yang diklasifikasikan dalam kerajaan (Plantae).

Indonesia adalah negara megadiversity yang merupakan bagian dari flora. Dalam hal keanekaragaman tanaman, ada antara 30.000 dan 35.000 spesies tanaman di Indonesia. Dengan kekayaan tanaman ini, Indonesia berada di peringkat kelima di antara flora terkaya di dunia.

Adanya faktor iklim, jenis tanah, tinggi rendah permukaan bumi, serta biotik membuat Indonesia memiliki keanekaragaman jenis tumbuh-tumbuhan. Faktor iklim menjadi pengaruh yang sangat besar terutama suhu udara dan curah hujan. Daerah yang curah hujannya tinggi memiliki hutan yang lebat dan jenis tanaman lebih bervariasi, misalnya: di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Sedangkan daerah yang curah hujannya relatif kurang tidak memiliki hutan yang lebat seperti di Nusa Tenggara. Daerah ini banyak di tumbuhi semak belukar dengan padang rumput yang luas.

Untuk memahmi secara detail mengenai flora, berikut ini penjelasan tentang klasikasi flora beserta persebarannya di Indonesia yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (19/4/2021).

Mengenal Pengertian Flora

Ilustrasi Tanaman. Credit: unsplash.com/Yeimy
Ilustrasi Tanaman. Credit: unsplash.com/Yeimy

Kata flora berasal dari bahasa latin yakni flora, yang mana bisa diartikan sebagai alam tumbuhan atau nabatah yang di mana menyangkut semua aspek mengenai macam jenis tumbuhan dan tanaman. Biasanya dalam penggunaanya akan selalu di beri imbuhan dengan nama geografis, misalnya saja nabatah Jawa, nabatah Asia atau nabatah Eropa.

Secara umum, Flora adalah alam tumbuhan atau nabatah yang mana menyangkut semua aspek mengenai macam jenis tumbuhan dan tanaman. Adapun definisi flora adalah dunia tumbuhan yang terdapat di dunia ini. Tumbuhan ini dapat meliputi aneka jenis tumbuhan besar seperti pohon, maupun rumput, dan juga mikroflora seperti jamur.

Klasifikasi Flora

Ilustrasi Tumbuhan. Credit: unsplash.com/Nikita
Ilustrasi Tumbuhan. Credit: unsplash.com/Nikita

Pengelompokan berbagai jenis tumbuhan ke dalam flora didasarkan pada wilayah, iklim, perioda, atau lingkungan tertentu. Wilayah-wilayah atau daerah yang berbeda secara geografis, misalnya pada pegunungan yang dibandingkan dengan daerah dataran, biasanya memiliki jenis flora yang berbeda.

Flora juga dapat merujuk pada perioda tertentu misalnya flora fosil. Flora yang lain didefinisikan dengan berdasarkan lingkungan, keadaan atau mempunyai sifat yang khusus. Misalnya :

1. Flora asli yaitu daftar berbagai jenis tumbuhan asli, yang hidup pada wilayah tertentu.

2. Flora tanaman (pertanian dan hortikultura) yaitu mencakup berbagai jenis tumbuhan yang ditanam atau dibudidayakan oleh manusia.

3. Flora gulma adalah daftar berbagai macam jenis-jenis tumbuhan yang keberadaanya tidak diinginkan untuk tumbuh di lahan pertanian atau tempat lainnya, yang disusun serta dipelajari yang berkaitan dengan usaha dalam memberantas atau mengendalikan tumbuhan tersebut.

Persebaran Flora di Indonesia

Ilustrasi Hutan / Sumber: Pixabay
Ilustrasi Hutan / Sumber: Pixabay

Flora di Indonesia bervariasi tergantung pada lokasi atau wilayah. Kita sudah tahu bahwa Indonesia terbagi menjadi tiga wilayah dalam hal penyebaran flora, yaitu Indonesia Timur, Tengah dan Barat.

Masing-masing daerah ini memiliki karakteristik yang berbeda dan juga berbagai jenis flora. Informasi tentang flora di masing-masing daerah dibahas sebagai berikut.

1. Flora di Indonesia Bagian Barat

Jenis flora di Indonesia bagian barat ini dikenal sebagai flora Asia. Ini jelas karena Indonesia Barat dekat dengan benua Asia dan oleh karena itu disebut sebagai Asiatis.

Wilayah ini tidak hanya dekat dengan benua Asia, tetapi juga karena jenis flora di Indonesia bagian barat dipengaruhi atau dibagi dengan flora di benua Asia pada umumnya. Flora di Indonesia bagian barat didominasi oleh vegetasi hutan hujan tropis yang lebat. Hal ini karena, bagian barat Indonesia memiliki curah hujan dan kelembaban yang tinggi. Jenis-jenis flora di wilayah ini memiliki karakteristik yang mirip dengan yang ada di benua Asia.

Untuk menemukan flora di bagian barat Indonesia secara lebih jelas, kita akan mengenalinya berdasarkan ciri-ciri flora tersebut. Berikut adalah ciri-cirinya :

a. Mempunyai Jenis- jenis Kayu yang Berharga

Kita tahu bahwa ada tanaman di dunia ini yang memiliki kayu yang sangat berharga. Kayu dari tanaman ini dapat digunakan untuk berbagai jenis kepentingan manusia, mulai dengan memasak atau sebagai aroma makanan yang digunakan sebagai obat. Sekarang flora spesies Asia ini adalah flora yang memiliki banyak jenis kayu yang penting.

Namun, jenis flora Asia ini memiliki kayu besar dan umumnya digunakan sebagai bahan bangunan dan sejenisnya. Beberapa tanaman kayu yang ditemukan di flora Asia adalah jati, meranti, mahoni, kruing dan sebagainya.

b. Selalu Hijau di Sepanjang Tahun

Selain berbagai jenis pohon dengan sifat kayu yang penting, flora tipe Asia juga memiliki properti yang tetap hijau sepanjang tahun. Disebutkan di atas bahwa salah satu flora dari wilayah tipe Asia yang memiliki hutan hujan tropis yang lebat.

Dan bahkan di musim kemarau, hutan hujan tropis terlihat hijau sepanjang tahun. Karenanya, flora Asia atau Indonesia Timur tampak hijau sepanjang tahun, bahkan saat di tengah musim kemarau.

c. Jenis Pohon yang Tumbuh Bersifat Heterogen

Terkait dengan jenis hutan hujan tropis yang telah menjadi ikon flora Indonesia Timur. Hutan hujan tropis ini adalah jenis hutan yang didasarkan pada iklimnya dan menembus ke berbagai jenis tanaman yang ditemukan di hutan. Tumbuhan ini juga hidup berdampingan satu sama lain.

Beberapa jenis tanaman yang hidup di Indonesia bagian barat adalah: pohon cempaka, pohon jati, pohon meranti, pohon kruing, pohon karet, pohon mahoni, pohon kapur barus, pohon banyan, pakis dan sebagainya.

d. Terdapat Spesies Flora Endemik

Ada juga flora endemik di bagian barat Indonesia, yaitu bunga Rafflesia Arnoldi di wilayah Sumatera. Bunga ini adalah bunga langka dan hanya terjadi di beberapa tempat, bahkan hanya di bagian barat Indonesia.

2. Flora di Indonesia Bagian Tengah

Flora yang berada di bagian tengah Indonesia juga disebut sebagai flora peralihan. Ini jelas hanya karena posisinya antara tipe Asia dan tipe Australia. Postur di tengah dipengaruhi oleh dua bidang di kedua sisi. Flora di bagian tengah Indonesia juga memiliki ciri-ciri khusus yang berbeda dari flora di wilayah Indonesia timur dan juga di Indonesia barat. Berikut ciri-cirinya :

a. Memiliki Ukuran Daun yang Kecil

Salah satu ciri yang mencolok dari flora atau tanaman di Indonesia Tengah atau apa yang kita sebut semacam flora transisi adalah ukuran daun yang relatif kecil. Daun atau tanaman jenis transisi ini termasuk ukuran kecil, dibandingkan dengan tanaman Asia.

b. Tumbuhannya Berukuran Kecil

Selain daun kecil yang merupakan ciri khas dari jenis flora transisi ini adalah ukuran batang atau ukuran pohon yang juga kecil. Tidak hanya ukuran, tetapi juga ketinggian flora dari jenis transisi ini tidak sesuai dengan jenis Asia.

c. Tanaman ini Memiliki Daun yang Pendek

Daun yang merupakan bagian dari flora atau tanaman di bagian tengah Indonesia tidak hanya kecil, tetapi juga pendek.

3. Flora di Indonesia Bagian Timur

Wilayah Indonesia yang meliputi Pulau Papua, Maluku, dan sekitarnya termasuk ke dalam bagian timur dan disebut juga sebagai tipe Australis. Hal ini disebabkan oleh karakteristik flora yang menyerupai flora di benua Australia. Bagian timur didominasi oleh hutan hujan tropis dan hutan pegunungan. Flora yang dapat ditemukan di antaranya adalah pohon sagu dan nipah. Ada pula pohon rasamala, tanaman eucalyptus, dan matoa. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai flora tipe Australis, berikut ini merupakan ciri- cirinya :

a. Bentuk daun memanjang

Salah satu ciri yang paling khas dimiliki oleh flora Australis adalah bentuk daunnya yang memanjang. Daun memanjang ini berbentuk runcing dan terkadang melengkung. Contoh dari tanaman yang memiliki daun memanjang ini misalnya adalah palm- palman. Tanaman yang memiliki daun memanjang ini memiliki tulang daun besar di bagian tengahnya.

b. Memiliki daun paralel

Ciri- ciri lain dari tanaman atau flora Australis adalah memiliki struktur daun paralel. Daun paralel maksudnya adalah daun yang memiliki tulang daun yang besar dan sejajar antara tulang daun satu dengan lainnya. Bentuk tulang daunnya tidak menyirip. Sebagai contoh tanaman yang memiliki daun paralel ini contohnya adalah bambu, jagung, padi dan tanaman lainnya termasuk jenis tanaman palm seperti kelapa. Flora di daerah Australis atau Indonesia bagian timur memang memiliki tulang daun demikian sehingga mudah untuk dipisahkan. Meskipun demikian, ada pula flora Australis yang daunnya tidak memanjang.

c. Tumbuh di Paparan Sahul dan berada di sekitar wilayah Papua dan Maluku

Flora- flora khas Indonesia bagian timur atau tipe Australis tidak tersebar di semua wilayah Indonesia bagian timur tersebut. Flora- flora khas ini banyak ditemukan di sekitar wilayah Papua dan Maluku. Flora- flora Australis banyak terdapat di wilayah Maluku hingga Papua yang merupakan daerah yang memiliki sifat seperti benua Australia.

d. Merupakan hutan tropis dengan ditumbuhi tanaman yang berbeda- beda

Flora atau tanaman di wilayah Australis atau Indonesia bagian timur sebagain merupakan wilayah hutan tropis yang ditumbuhi oleh lebih dari satu tanaman atau tanamannya berbeda- beda. Beberapa tanaman khas timur yang tumbuh di hutan tropis antara lain nipah, sagu dan tanaman merbau. Tanaman- tanaman ini tumbuh berselang- seling dengan tanaman lainnya. Jdi di hutan tropis kita tidak hanya menemukan tanaman khas timur saja, namun juga tanaman hutan lainnya yang mungkin saja terdapat di wilayah lain.

e. Banyak terdapat keluarga palm- palman

Sebagian dari tanaman khas Indonesia bagian timur atau Australis adalah berupa keluarga palm- palman. Tanaman ini banyak kita temukan di wilayah timur yang cenderung kering, karena tanaman ini tidak memerlukan banyak air untuk dapat bertahan hidup.