"Flyover" Purwosari Solo mulai bisa dijajal hari ini

Tunggul Susilo
·Bacaan 2 menit

"Flyover" atau jalan layang Purwosari Solo, Jawa Tengah mulai bisa dijajal hari Senin (21/12) ini menggunakan kendaraan masyarakat seiring dengan uji coba yang dilakukan oleh pihak Pemerintah Kota Surakarta.

Pantauan di Solo, Senin, ratusan kendaraan sudah dioperasikan sejak pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Kendaraan melintas usai peresmian yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo.

Selain "flyover" Purwosari, Pemkot Surakarta juga meresmikan "underpass" atau jalan terowongan Transito yang ada di Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo. Jalan terowongan yang diberi nama Suronotosari tersebut khusus digunakan kendaraan roda dua.

Baca juga: PUPR targetkan jalan layang Purwosari Solo selesai Desember 2020

"'Flyover' dan 'underpass' ini untuk mengurangi lintasan sebidang. Di Solo jumlah lintasan sebidang kan ada tujuh, ini sudah berkurang tiga, ada Manahan, Purwosari, Pajang. Harapannya ini bisa mengurangi kecelakaan lalu lintas dan menghindarkan kemacetan," kata Rudy.

Baca juga: PUPR: "Flyover" Purwosari dukung kereta semicepat Jakarta-Surabaya

Ia berharap ke depan seluruh perlintasan sebidang bisa diselesaikan oleh wali kota berikutnya. Empat perlintasan lain yang masih berupa perlintasan sebidang yaitu Jebres, Pasar Nongko, Purwoloyo, dan Joglo.

"Meniadakan lintasan sebidang cukup lama, izinnya saja butuh waktu 1 tahun 3 bulan. Yang pasti dengan adanya jalan ini pergerakan ekonomi bisa ditingkatkan dan untuk terowongan Suronotosari bisa menyatukan warga Suronalan dan Totosari yang selama ini terpisahkan oleh rel kereta api," katanya.

Baca juga: Jembatan Layang Purwosari ditargetkan selesai 3 Desember 2020

Meski demikian, dikatakannya, untuk uji coba jalan layang Purwosari hanya akan dilakukan hingga tanggal 26 Desember 2020 mengingat masih ada beberapa pekerjaan tambahan yang harus diselesaikan.

"Ada pekerjaan tambahan seperti drainase Kleco dan jalur lambat. (Pekerjaan tersebut) tidak ada sebetulnya, tetapi sisa pagu diharapkan bisa untuk membangun itu," katanya.

Untuk pembangunan jalan layang Purwosari sendiri sejauh ini baru memakan anggaran sebesar 70 persen dari pagu awal, yaitu sebesar Rp104 miliar.

Baca juga: PUPR bangun jalan layang atasi kemacetan perlintasan sebidang kereta
***3***