Fnatic belum temukan lawan sepadan

Alfa Rizki

Dalam lanjutan ONE Esports SEA League yang mempertemukan Fnatic dengan T1, terjadi pertandingan yang terbilang tidak seimbang. Tim yang dihuni oleh pemain bintang Asia Tenggara kembali menunjukkan superioritasnya di pertandingan ini.

T1 yang sedang bersusah-payah menemukan konsistensinya tidak mampu melewati ujian dari jawara Asia Tenggara tersebut. Tim yang dibela midlaner asal Indonesia itu hanya mampu memberikan perlawanan di game pertama saja dan babak belur di game kedua.

Di game pertama, carry dari T1 tewas ketika game baru berjalan selama dua menit saja. Hal itu membuat dirinya harus berusaha untuk mengejar ketertinggalan networth dan experience. Untungnya midlaner “InYourdreaM” mampu memimpin timnya untuk mengimbangi agresi lawan.

Bencana untuk T1 dimulai oleh dua kematian berturut-turut yang dialami oleh carry mereka. Setelah itu, Fnatic mengambil alih kendali pertandingan dan mengamuk seperti hewan buas. Akhirnya T1 menyerah di menit ke-32 dengan selisih 17 ribu networth.

Di game kedua, T1 mengusung strategi tempo cepat untuk menghadapi draft yang beorientasi late game dari Fnatic. Sayangnya rencana itu berhasil digagalkan iceiceice. Dengan Pangolier-nya, veteran itu berikan tekanan hebat kepada carry T1 di fase laning. Hal itu membuat Fnatic memimpin sejak awal pertandingan.

Kemudian saat team-fight pun carry T1 tidak bisa berkontribusi banyak karena empat hero Fnatic memiliki mobilitas tinggi untuk memburunya meski ia berada garis belakang. Pertandingan tidak seimbang ini berakhir cepat di menit 28. Moon terpilih sebagai MVP berkat permainan gemilang dan catatan KDA 11/1/8.

Hasil ini membuat Fnatic merangsek naik ke posisi 3. Sementara T1 yang masih bertengger di peringkat dua seharusnya mulai khawatir karena sudah kehilangan banyak poin setelah menelan dua kekalahan dari lima pertandingan yang sudah dijalani. Di pertandingan selanjutnya, kedua tim tersebut akan berhadapan dengan tim kebanggaan Indonesia, BOOM Esports.

BACA JUGA: Tanpa Mikoto, BOOM Esports awali langkah di ONE Esports Dota 2 SEA League dengan hasil imbang