Foke: Wajib Belajar 12 Tahun tak Ada Kaitan dengan Pilkada

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo membantah kegiatan peluncuran Kartu Gratis Wajib Belajar (Wajar) 12 Tahun, bertujuan meningkatkan popularitas menjelang Pemilukada DKI 2012 putaran kedua.

"Kenapa diluncurkan pada Rabu (1/8), karena merupakan program kontinyu Pemprov DKI dalam dunia pendidikan," katanya seusai meluncurkan Kartu Gratis di SMKN 13 Rawa Belong, Jakarta Barat, Rabu.

Ia mengatakan, peluncuran Kartu Gratis Wajib Belajar 12 Tahun merupakan bagian komitmen Pemprov DKI untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi peserta didik di Jakarta.

"Pungutan mengatasnamakan biaya investasi dan operasional kepada siswa tidak dibenarkan lagi. Tetapi, kalau pungutan biaya personal atau diluar kedua hal itu dibenarkan," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan program gratis wajib belajar 12 tahun untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dari lulusan SMA dan SMK.

"Sehingga lulusan SMA atau SMK di masa mendatang dapat memenuhi kebutuhan pasar kerja yang tersedia di Ibukota," ungkapnya.

Ia menambahkan, alokasi dana yang cukup besar untuk siswa SMK karena menjadi arus utama dari pendidikan di Jakarta.

"Sehingga siswa tidak sekadar menikmati pendidikan gratis, tetapi juga dapat menambah motivasi untuk mendorong dirinya belajar lebih keras lagi," tambahnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.