Fokus Elektrifikasi, Audi Setop Kembangkan Mesin Bensin Baru

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jerman, Audi, sudah memantapkan langkahnya untuk tidak mengembangkan mesin bensin baru. Salah satu alasan yang dipaparkan adalah karena biaya pengembangan untuk mesin baru akan menghabiskan dana yang cukup besar.

Di samping itu, dengan alasan elektrifikasi, mereka putuskan untuk mengalihkannya ke arah sana.

Melansir carscoops, meski pihaknya sudah menghentikan untuk mengembangkan mesin bensin baru, namun mereka tetap berusaha untuk memenuhi standar emisi secara global. Caranya, dengan menyempurnakan mesin bensin lama yang sudah ada.

CEO Audi, Markus Duesmann, memberikan tanggapan terkait hal tersebut. Menurutnya, mematuhi regulasi dengan mesin bensin lama adalah cara yang pas untuk pihaknya saat ini.

“Perusahaan akan tetap mengembangkan mesin konvensional lama yang ada dan mematuhi regulasi yang akan diterapkan pada kemudian hari. Secara teknis ini merupakan tantangan besar dengan sedikit manfaat bagi lingkungan,” ujar Markus Duesmann.

Fokus Elektrifikasi

Audi Q4 e-tron SUV listrik yang akan diperkenalkan Audi (Audi)
Audi Q4 e-tron SUV listrik yang akan diperkenalkan Audi (Audi)

Setelah memutuskan untuk tidak mengembangkan mesin bensin baru, Audi, sudah merencanakan untuk mengembangkan mobil listrik. Mereka memiliki target untuk meluncurkan sebanyak 25 mobil listrik pada 2025 nanti.

Mengenai model apa saja yang akan diluncurkan, pihaknya belum membicarakan lebih lanjut. Namun, mobil listrik yang akan mereka luncurkan akan menggunakan platform dari mitra kerjanya, Volkswagen, dengan mengandalkan platform MEB.

Penggunaan platform tersebut juga dikatakan bisa menekan harga jualnya kepada masyarakat. Sehingga, ia menjamin bahwa harga untuk mobil listrik tersebut tidak akan lebih mahal dari Audi Q4 e-tron.

Infografis Vaksinasi Nakes

Infografis Perjalanan Sejuta Tenaga Kesehatan Divaksinasi
Infografis Perjalanan Sejuta Tenaga Kesehatan Divaksinasi

Simak Video Pilihan Berikut Ini