Fokus PSIS Semarang Jelang Laga Perdana Piala Menpora

Zaky Al-Yamani, antv/tvOne
·Bacaan 2 menit

VIVA – Laga perdana PSIS Semarang di Piala Menpora akan digelar Minggu 21 Maret 2021. PSIS akan menghadapi Barito Putera. Tim pelatih PSIS pun harus berpikir keras menyiapkan tim dengan waktu yang sangat mepet.

Meski baru berkumpul sekitar satu minggu, tim pelatih kini sudah mengasah pemahaman taktikal, organisasi tim, pola permainan dan sebagainya.

Dalam latihan yang dilaksanakan di Stadion Citarum, Rabu pagi 17 Maret 2021, skuat PSIS Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan diberi kesempatan untuk menerapkan pola taktikal satu persatu.

“Kami berlatih organisasi taktikal, bagaimana bertahan, bagaimana mennyerangnya, juga transisi antara membangun serangan dari bawah kemudian bertahan. Anak-anak tadi lancar main pola taktikal dan antusias,” kata Imran.

Terkait perkembangan kondisi fisik pemain, sudah ada peningkatan karena selama latihan game dan taktikal tetap disisipkan materi latihan fisik sehingga tidak membosankan.

"Ada speed, endurance, strength dan power melalui mini games. Itu sebenarnya juga latihan fisik," jelas Imran.

Waspadai Sayap Barito Putra

Tim Laskar Mahesa Jenar asuhan Imran Nahumarury diperkirakan akan mendapat perlawanan sengit dari tim berjuluk Laskar Antasari, Barito Putra, yang ditangani salah satu pelatih top Indonesia Djajang Nurdjaman.

Coach Imran mengakui Barito sebagai tim kuat, apalagi ditangani Djajang Nurjaman yang pernah membawa Persib juara Liga Indonesia.

“Jelas Barito Putera salah satu tim yang kuat, dan tentu kami harus siapkan bagaimana menghadapi skema permainan lawan Barito Putera,” kata asisten pelatih PSIS, Imran Nahumarury usai latihan di Stadion Citarum, Selasa kemarin.

Selain faktor pelatih Djajang, tentu saja ada beberapa pemain yang harus diwaspadai. “Itu ada Rizky Pora dan Ambrizal Umanailo yang punya tipikal kencang, dan kita siapkan cara mengatasinya," ungkap Imran.

Terkait formasi tim yang akan bermain di laga perdana tersebut, ia sudah ada gambaran, namun tetap melihat lagi mendekati pertandingan sesuai kebutuhan tim.

"Sudah ada bayangan, namun kami juga tetap menunggu sampai hari H pertandingan, dan tentu saja kami diskusi dulu dengan coach Dragan yang segera bergabung dengan tim," jelas Imran.

Laporan: Teguh Joko Sutrisno