Fokus Sobat, Pendukung Penyelesaian TBC di Indonesia

Syahdan Nurdin, rizkysulaimansalim-289
·Bacaan 2 menit

VIVATBC atau Tuberkulosis merupakan sebuah infeksi bateri yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan berpotensi serius memengaruhi kerja paru-paru.

TBC dapat disebabkan oleh adanya gaya hidup yang tidak sehat hingga sistem kekebalan tubuh yang lemah. Penyebaran bakteri juga dinilai sangat mudah karena dapat menyebar melalui batuk ataupun bersin.

Dilansir dari radarbandung.id, Indonesia merupakan negara ketiga terbanyak penderita tuberkulosis di dunia setelah India dan China.

World Health Organization (WHO) pada 2017 menyatakan bahwa TBC dapat menimbulkan beban bagi dunia kesehatan karena berpotensi untuk menyebarkan secara mudah ke orang-orang sekitarnya.

Tidak mudah menyelesaikan permasalahan bakteri tersebut. Bagi pasien yang sudah terjangkit TBC harus melakukan pengobatan secara rutin dari 18-24 bulan atau sekitar rata-rata dua tahun. Obat yang dikonsumsi oleh pasien juga mencapai 13-18 butir sehari.

Oleh karena itu, salah satu fellow Lead Indonesia 2019 yang diselenggarakan oleh Bakrie Center Foundation (BCF), Zetiawan Trisno, membuat sebuah gerakan pemberdayaan yang bertujuan untuk membantu para pasien TBC Resisten Obat (TBC RO) dalam proses pengobatannya.

Dalam pelaksanaannya, Zetiawan memiliki satu program unggulan yang bernama “Fokus Sobat” (Forum Komunikasi Motivasi Pasien TBC Kebal Obat) dengan dukungan empat kegiatan diantaranya home visit motivation, dukungan nutrisi pengobatan, transporter obat, hingga pertemuan paguyuban “Fokus Sobat”.

“Pada tahun 2016, bulan Juli, kita mengumpulkan teman-teman pasien yang sudah sembuh di rumah sakit dengan Dinas Kesehatan, waktu itu masih delapan orang. Di situ kita coba untuk mengadakan sharing dan forum group discussion (FGD), sehingga dari itu kami memperoleh komitmen untuk menggerakan teman-teman yang bersedia untuk bersama-sama berbagi pengalaman dan motivasi,” ujar Zetiawan, melalui pesan WhatsApp.

Pemberian bantuan nutrisi kepada pasien TBC untuk tetap sehat hadapi pandemi (Dok.Pribadi Zetiawan Trisno)
Pemberian bantuan nutrisi kepada pasien TBC untuk tetap sehat hadapi pandemi (Dok.Pribadi Zetiawan Trisno)

Pemberian bantuan nutrisi kepada pasien TBC untuk tetap sehat hadapi pandemi (Dok.Pribadi Zetiawan Trisno)

Hingga 2019 setelah tiga tahun berdiri, Zetiawan berhasil mengumpulkan sebanyak 25 pengurus, pelaksana, dan tenaga sukarelawan.

Namun, pada tahun 2020, Zetiawan telah bekerjasama dengan 20 panitia inti yang dibantu oleh 15-20 tenaga sukarelawan setiap daerah. Adapun wilayah kerja dari program Fokus Sobat meliputi Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Situbondo, Bondowoso, dan juga Banyuwangi.

“Kami berdiri dengan banyak komitmen karena pada tahun 2016 kami sudah mengajukan diri sebagai komunitas yang bergerak di bidang kepedulian terhadap masyarakat, di bidang kesehatan, di bidang penanggulangan TBC karena visi kami adalah mempercepat Indonesia terbebas dari TBC. Hingga saat ini, berkat adanya pendidikan dan kerjasama dengan Bakrie Center Foundation, kami dapat melakukan pengembangan di internal kami, seperti penambahan divisi sehingga saat ini kami telah bekerja sama dengan kurang lebih 100 tenaga suakrelawan,” ujar Zetiawan, melalui pesan WhatsApp.