Followers Instagram Meningkat Drastis Selama Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Tak Kaget

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tak kaget dengan peningkatan jumlah followers Instagram miliknya selama Piala AFF 2020. Menurut Shin Tae-yong, peningkatan itu adalah sesuatu yang wajar.

Nama Shin Tae-yong semakin populer di Indonesia selama Piala AFF 2020. Situasi itu terjadi karena kinerjanya dalam menangani Timnas Indonesia pada ajang dua tahunan tersebut.

Apapun yang dikatakan Shin Tae-yong selalu menjadi topik pembicaraan di media maupun sosial media. Tak terkecuali dengan Instagram di mana jumlah followers-nya meningat drastis selama Piala AFF 2020.

Sebelum Piala AFF, jumlah pengikut Shin Tae-yong di Instagram sebesar 100 ribu. Kini jumlah pengikutnya sudah mencapai 600 ribu dan terus bertambah setiap harinya.

"Saya langsung menjalani karantina begitu tiba di Indonesia. Jadi, saya tidak tahu mengenai itu," kata Shin Tae-yong seperti dikutip Yonhap.

Menurut Shin Tae-yong, peningkatan drastis jumlah followers Instagram-nya terjadi karena banyak masyarakat yang tertarik mencari informasi dirinya. Selain itu, pelatih asal Korea Selatan itu juga mendapatkan banyak perhatian dan pujian dari netizen Indonesia.

"Mengenai Instagram saya yang dulu jumlah followers-nya 100 ribu, namun meningkat selama pertandingan Piala AFF, sekarang jumlahnya mencapai 600 ribu. Di Instagram banyak ketertarikan dan saya mendapatkan pujian," ucap Shin Tae-yong.

Sayangnya, Timnas Indonesia gagal menjuarai Piala AFF 2020 setelah kalah agregat 2-6 dari Thailand. Rinciannya adalah Skuad Garuda kalah 0-4 pada leg pertama (29/12/2021) dan imbang 2-2 pada leg kedua (1/1/2022).

Sudah Move On

Reaksi pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong di pinggir lapangan pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 melawan Singapura di Singapura Stadium, Sabtu, 25 Desember 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah)
Reaksi pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong di pinggir lapangan pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 melawan Singapura di Singapura Stadium, Sabtu, 25 Desember 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah)

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tak ingin larut dalam kekecewaan setelah gagal mempersembahkan gelar Piala AFF 2020. Dia mengaku sudah move on dan membidik kesuksesan di Piala AFF 2022.

Shin Tae-yong mengaku tak menyesali kegagalannya di Piala AFF 2020. Pelatih asal Korea Selatan itu menatap optimistis masa depan Timnas Indonesia yang mengalami perkembangan pesat.

''Piala AFF 2020 telah berakhir. Mohon maaf, namun saya tidak menyesal. Pemain kami, para staf, dan pelatih telah menjadi rekan yang baik untuk saya,'' kata Shin Tae-yong di akun Instagram-nya.

"Terima kasih banyak untuk semuanya. Ayo, berganti fokus ke Piala AFF 2022. Ayo bertarung Timnas Indonesia," tegas eks pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.

Pastikan Bertahan

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, saat sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Senin, (17/2/2020). Latihan tersebut untuk persiapan laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, saat sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Senin, (17/2/2020). Latihan tersebut untuk persiapan laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Spekulasi masa depan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia telah berakhir. Arsitek asal Korea Selatan itu tidak akan ke mana-mana setelah Piala AFF 2020.

Shin Tae-yong memastikan bakal tetap menangani Timnas Indonesia. Saat ini, Shin Tae-yong terikat kontrak hingga 31 Desember 2023.

"Simple saja penjelasan dari saya. Jadi, saya punya kontrak dengan PSSI sampai 31 Desember 2023. Mungkin para penggemar bisa juga tidak tahu," ucap Shin Tae-yong.

"Akan tetapi, tidak perlu khawatir karena tidak ada yang bisa memecat saya. Atau jika saya mengundurkan diri pun, pasti ada denda," ujar pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel