Food Station dukung kemajuan usaha pedagang bubur melalui Burasa

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, Food Station Tjipinang Jaya mendukung kemajuan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya pedagang bubur melalui produk turunan beras terbaru, Bubur Beras Nusantara (Burasa).

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo mengatakan, produk beras itu dikhususkan bagi pedagang bubur yang ada di wilayah Jakarta maupun luar daerah.

"Bagi Food Station ini menjadi gambaran bahwa sebagai BUMD pangan di DKI Jakarta turut serta mengembangkan aktif UMKM yang ada di Jakarta," kata Pamrihadi Wiraryo di Jakarta, Sabtu.

Pamrihadi menambahkan, Burasa diproduksi dari padi varietas Mentik Wangi dan mempunyai keunggulan pada aromanya yang khas dan alami.

Burasa dijual dengan harga Rp60 ribu per bungkus untuk berat lima kilogram. Beras itu bisa didapatkan melalui toko daring Food Station Official Shop yang terdapat di marketplace.


"Ini merupakan bagian dari invasi Food Station mengembangkan produk lain karena kita tahu Food Station menjual beras dan produk turunannya," ujar Pamrihadi.

Baca juga: Food Station serap delapan ton gabah produksi petani Jakarta Utara

Baca juga: Food Station bangun pabrik minyak goreng di Cilegon

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta, Fitria Rahadiani memberikan apresiasi atas diluncurkannya produk beras tersebut.

"Food Station menjadi pilar ketahanan pangan dan mempunyai posisi strategis menjaga ketahanan pangan di DKI Jakarta," ujar Fitria.

Dia mengatakan, saat ini pelaku UMKM tengah berupaya bangkit setelah dihantam badai pandemi COVID-19. Diharapkan produk beras Food Station dapat membantu pengembangan bisnis pelaku UMKM.

"Dengan adanya produk ini mendorong pemulihan ekonomi melalui bangkitnya UMKM di Jakarta khususnya Indonesia," kata Fitria.
Baca juga: BUMD DKI gandeng petani Lampung pasok beras untuk Jakarta

Baca juga: Anies lepas 19 ton ekspor beras Food Station ke Arab Saudi