Formula 1: Sanksi di Interlagos Keluarkan Kekuatan Superhero Lewis Hamilton

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton berhasil memangkas jarak dengan pemuncak klasemen sementara Formula 1 musim ini, Max Verstappen. Dua kemenangan beruntun yang diraih pembalap asal Inggris tersebut membuat mereka kini hanya terpaut delapan poin dengan dua seri tersisa.

Verstappen memimpin dengan 351,5 poin. Sementara Hamilton menguntit dengan 343,5 poin.

Penampilan Lewis Hamilton terbilang luar biasa. Dia berhasil bangkit setelah sempat didiskualifikasi dari kualifikasi sprint race di Interlagos, Brasil. Hamilton batal start dari posisi terdepan setelah pengawas lomba menemukan pelanggaran teknis di sayap belakang mobil Mercedes-nya.

Pada sesi balapan 17 putaran itu, Hamilton hanya sanggup finis di urutan kelima. Posisi pertama akhirnya direbut oleh rekan setimnya, Valtteri Bottas disusul Verstappen di urutan kedua.

Pada balapan penuh di hari berikutnya, Hamilton bangkit dan memenangkan lomba. Dia juga mengulangi hasil yang sama saat tampil di Losail, Qatar pada seri Formula 1 berikutnya.

Pujian Bos Mercedes

Pembalap Mercedes Lewis Hamilton merayakan kemenangannya pada Formula 1 Grand Prix di Sirkuit Interlagos, Sao Paulo, Brasil, 14 November 2021. Lewis Hamilton di urutan pertama, Max Verstappen kedua, dan Valtteri Bottas ketiga. (Lars Baron, Pool Photo via AP)
Pembalap Mercedes Lewis Hamilton merayakan kemenangannya pada Formula 1 Grand Prix di Sirkuit Interlagos, Sao Paulo, Brasil, 14 November 2021. Lewis Hamilton di urutan pertama, Max Verstappen kedua, dan Valtteri Bottas ketiga. (Lars Baron, Pool Photo via AP)

Bos Mercedes, Toto Wolff, sangat takjub dengan performa Hamilton.

"Mereka telah membangunkan singa tidur dengan hukuman Sabtu lalu di Interlagos," katanya seperti dilansir dari Crash.net.

"Dia benar-benar bangkit. Brutal dan berdarah dingin. Ini yang terbaik dari Lewis dan kami telah melihatnya di masa lalu. Dia benar-benar ada di sana," beber Wolff menambahkan.

Kekuatan Superhero

Menurut Wolff, sanksi diskualifikasi tidak melemahkan Hamilton. Sebaliknya, rintangan justru menambah kekuatan pemegang 7 gelar juara dunia F1 tersebut.

"Saya pikir ketika kesulitan terjadi, maka itu membawanya ke tempat di mana dia mampu memobilisasi kekuatan superhero. Dan itu adalah kesulitan yang memicu di Interlagos."

Peluang Hamilton untuk mempertahankan gelar juara masih terbuka.

Setelah memastikan kemenangan ketujuhnya musim ini, peluang Hamilton untuk mempertahankan gelar semakin terbuka. Juara dunia bakal ditentukan pada Seri Abu Dhabi bila Hamilton kembali finis di depan Verstappen pada seri Arab Saudi (2-5 Desember 2021).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel