Formula E di Ancol harus jadi percontohan untuk kawasan rendah emisi

·Bacaan 2 menit

Pengamat tata kota dan lingkungan hidup Nirwono Joga menyebutkan balapan Formula E yang rencananya dilangsungkan di Ancol, Jakarta Utara, harus menjadi dorongan untuk menjadikannya sebagai percontohan kawasan rendah polusi.

Terlebih, kata dia, ajang balap mobil listrik tersebut memang dari awal untuk kampanye penggunaan kendaraan listrik sebagai usaha menekan kadar emisi gas buang di Jakarta.

"Saya justru melihat dengan penetapan Formula E di Ancol, makan kita mendorong Ancol sebagai kawasan percontohan, yakni tidak sekedar lokasi penyelenggaraan Formula E, tetapi juga bisa melihat umpamanya Ancol menjadi kawasan rendah emisi," kata Nirwono dalam diskusi virtual di Jakarta, Kamis.

Kawasan rendah emisi tersebut, kata Nirwono, bisa dilakukan dengan cara menjadikan Ancol ramah untuk pesepeda, menciptakan sistem transportasi dalam kawasan yang benar-benar ramah lingkungan seperti menggunakan bus listrik ataupun biogas, hingga menjadikan Ancol sebagai kawasan hutan kota.

"Saya ingat dulu Pak Budi Karya Sumadi mengembangkan Ecopark. Beliau punya cita-cita menghijaukan kawasan Ancol,"katanya.

Ini juga kesempatan untuk mengembangkan sebagai hutan kota. "Malah mungkin bisa nanti sirkuitnya bersuasana seperti di tengah hutan untuk memperjelas posisi Ancol," katanya.

Baca juga: Lebih 450 ribu kendaraan di DKI Jakarta diuji emisi

Nirwono berharap Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta sebagai pendukung dari kebijakan Pemprov DKI untuk menurunkan emisi gas buang, turut menginformasikan soal keuntungan ajang balapan Formula E tersebut.

Bagi Nirwono Formula E bukan sekadar perlombaan kendaraan dan pembangunan sirkuitnya saja, tapi apa tujuan awal dari penyelenggaraan Formula E untuk peralihan masyarakat pada penggunaan kendaraan listrik.

"Kalau kita lihat kerangka lebih besarnya, penyelenggaraan Formula E adalah kampanye penggunaan kendaraan listrik, itu poinnya," katanya.

Dinas Lingkungan Hidup DKI dapat mengoptimalkan kegiatan ini. "Dalam konteks penggunaan kendaraan listrik yang digunakan untuk mengurangi emisi karbon," katanya.

Kendati begitu, Nirwono tidak melihat adanya peta jalan antara kampanye menekan emisi dengan penyelenggaraan Formula E.

"Untuk saat ini belum ada semacam peta jalan dari Dinas Lingkungan Hidup dan kegiatan Formula E, nah kita dorong dalam waktu dekat ini seharusnya sudah ada," katanya.

Baca juga: Kolaborasi Ancol dan Dinas LH DKI wujudkan kawasan wisata bebas emisi

Ancol resmi ditunjuk menjadi lokasi sirkuit Formula E di Jakarta pada 4 Juni 2022 mendatang.

"Diberikan 'approval' (oleh Federasi Otomotif Internasional) sirkuit untuk penyelenggaraan Formula E di Jakarta adalah di Ancol," ujar Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni saat konferensi pers, Rabu (22/12).

Sahroni menjelaskan, Ancol ditunjuk sebagai lokasi sirkuit Formula E setelah melalui kajian panjang bersama pihak Formula E Operations (FEO) sebagai wakil federasi otomotif internasional (FIA).

Sahroni memaparkan alasan memilih Ancol adalah karena kawasan tersebut merupakan tempat yang dinamis dan ikonik bagi Jakarta.

Lalu, penyelenggaraan Formula E di Ancol juga tidak mengganggu prasarana jalan masyarakat yang lain.

"Ancol tertutup untuk pelaksanaannya untuk 'event' satu hari Juni tanggal 4 2022," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel