Forum ACD Suarakan Semangat Indonesia Ajak Negara Asia Pulihkan Pariwisata dari COVID-19

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta- Kementerian Luar Negeri RI bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia menggelar Forum ACD Tourism Dialogue dengan tema "Mitigating COVID-19 Pandemic Impacts Towards Inclusive and Sustainable Tourism".

Dialog tersebut bertujuan membangun semangat kerja sama dan solidaritas negara-negara yang tergabung dalam Forum Asia Cooperation Dialogue (ACD) dalam rangka pemulihan sektor pariwisata dari dampak pandemi COVID-19.

"Komitmen kuat para pemangku kepentingan sektor pariwisata sangat dibutuhkan saat ini guna pemulihan sektor yang menaungi lebih dari 100 juta pekerja di dunia," kata Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Abdul Kadir Jailani dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan, yang dibacakan Andre Omer Siregar, Direktur Kerja Sama Intrakawasan dan Antarkawasan (KSIA) Asia Pasifik dan Afrika.

"Untuk itu, Indonesia mendorong negara-negara di Asia untuk bekerjasama membangun kembali sektor pariwisata yang aman, sehat, kuat dan berkelanjutan melalui forum kerja sama ACD," imbuhnya.

Dalam Forum ACD, pariwisata merupakan salah satu area kerja sama prioritas. Pada 2019, sektor tersebut berkontribusi besar bagi US$ 30 triliun perekonomian negara-negara anggota ACD.

Namun, diketahui sektor pariwisata dunia, secara umum telah menjadi sektor yang paling terdampak pandemi COVID-19. Hal itu pun juga melanda negara-negara ACD.

Dihadiri 25 negara ACD yang mewakili pentahelix sektor pariwisata, Forum ACD Tourism Dialogue membahas bagaimana mereka dapat saling berbagi tentang kebijakan, inovasi dan terobosan dalam pengelolaan dan pemulihan pariwisata di era pandemi.

Forum ini pun juga melibatkan para pejabat pemerintah senior dari Iran, Kamboja, Turki, Indonesia, Nepal, Laos, dan Bhutan sebagai pembicara.

Selain itu, adapun masukan dan rekomendasi langkah-langkah pemulihan sektor pariwisata yang diberikan Direktur Regional Asia dan Pasifik World Tourism Organization (UNWTO), Harry Hwang dan ahli dari Asian Development Bank, Mattias Heible, demikian menurut rilis oleh Kementerian Luar Negeri RI, pada Rabu (11/11/2020).

Inisiatif Indonesia Diapresiasi Negara-Negara ACD

Pertanian di pedesaan Bali. (Bola.com/Pixabay)
Pertanian di pedesaan Bali. (Bola.com/Pixabay)

Negara-negara ACD telah mengambil sejumlah kebijakan termasuk dimulaimya rerelaksasi pembatasan perjalanan lintas batas dan pemberian berbagai insentif untuk sektor pariwisata.

Perbedaan kapasitas dan sumber daya tiap negara dalam menanggulangi pandemi di garisbawahi oleh indonesia, termasuk upaya merevitalisasi sektor pariwisata. Indonesia juga berinisiatif untuk meningkatkan kerja sama pariwisata di ACD yang dilatarbelakangi kondisi ini.

"Berbagai langkah telah dilakukan oleh Kemenparekraf RI dalam mitigasi pandemi antara lain merelokasi anggaran untuk program padat karya seperti Bersih, Indah, Sehat, Aman (BISA) di berbagai destinasi wisata nasional; melaksanakan program perlindungan sosial bagi pekerja yang bekerja di sektor pariwisata; dan memberikan stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Direktur Direktur Hubungan Antarlembaga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, K. Chandra Negara.

Adapun sejumlah rekomendasi yang disampaikan dalam pertemuan ini di antaranya, pengaturan travel bubble antar negara, penguatan infrastuktur DTW, penerapan standar protokol kesehatan global, penguatan praktik-praktik berkelanjutan, dukungan pemerintah baik fiskal maupun non-fiskal bagi industri pariwisata.

Peluang kerja sama nyata pun disepakati untuk diperdalam, di antaranya dalam mempertajam inovasi dan digitalisasi, penguatan protokol kesehatan, tata kelola dan SDM, serta optimalisasi pasar domestik di sektor pariwisata.

Inisiatif Indonesia pun diapresiasi oleh negara-negara anggota dan disambut dengan baik dalam penyelenggaraan ACD Tourism Dialog ini.

Sekretaris Jenderal ACD, Dr. Pornchai Danvivathana berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil pembahasan di forum ini dengan mengangkatnya pada pertemuan tingkat Menteri pada Januari 2021.

Pertemuan itu, akan diselenggarakan oleh Turki yang berperan sebagai Ketua ACD saat ini.

Selain itu, Chandra juga mengundang negara anggota ACD untuk menghadiri World Conference on Creative Economy, yang akan diselenggarakan untuk memeriahkan United Nations International Year of Creative Economy for Sustainable Development 2021 di Bali sebagai salah satu implementasi dari komitmen tersebut.

Saksikan Video Berikut Ini: