FOTO: 10 Anggota DPRD Muara Enim Ditahan KPK Terkait Dugaan Suap

·Bacaan 2 menit
Sejumlah anggota DPRD Muara Enim berjalan saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sejumlah anggota DPRD Muara Enim berjalan saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sejumlah anggota DPRD Muara Enim berjalan saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sejumlah anggota DPRD Muara Enim berjalan saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sejumlah anggota DPRD Muara Enim berjalan saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sejumlah anggota DPRD Muara Enim berjalan saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sejumlah anggota DPRD Muara Enim dihadirkan dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sejumlah anggota DPRD Muara Enim dihadirkan dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sejumlah anggota DPRD Muara Enim dihadirkan dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (tengah) jumpa pers penahanan anggota DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (tengah) jumpa pers penahanan anggota DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (tengah) jumpa pers penahanan anggota DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (tengah) jumpa pers penahanan anggota DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (tengah) jumpa pers penahanan anggota DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (tengah) jumpa pers penahanan anggota DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata jumpa pers terkait penahanan anggota DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata jumpa pers terkait penahanan anggota DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata jumpa pers terkait penahanan anggota DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata jumpa pers terkait penahanan anggota DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata jumpa pers terkait penahanan anggota DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata jumpa pers terkait penahanan anggota DPRD Muara Enim di Gedung KPK, Jakarta, Kamis 30/09/2021). Sebanyak 10 anggota DPRD Muara Enim ditahan terkait dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR dan pengesahan APBD tahun 2019. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel