FOTO: 4 Wasit yang Paling Disegani Anak Generasi 90an, Anak TikTok Mana Paham

·Bacaan 1 menit
Kim Milton Nielsen sudah menjadi wasit pada umur 15 tahun. Selama kariernya, ia telah memimpin 154 pertandingan internasional dan 53 pertandingan UEFA Champions League. (Foto: AFP/Patrick Hertzog)
Kim Milton Nielsen sudah menjadi wasit pada umur 15 tahun. Selama kariernya, ia telah memimpin 154 pertandingan internasional dan 53 pertandingan UEFA Champions League. (Foto: AFP/Patrick Hertzog)

Kim Milton Nielsen sudah menjadi wasit pada umur 15 tahun. Selama kariernya, ia telah memimpin 154 pertandingan internasional dan 53 pertandingan UEFA Champions League. (Foto: AFP/Patrick Hertzog)

Laga-laga besar yang pernah ia pimpin adalah Semifinal Piala Dunia 2002 dan juga Final Liga Champions Eropa 2004. Kim Milton Nielsen gantung sepatu menjadi wasit pada tahun 2006 di usia ke-45 tahun setelah memimpin laga terakhirnya di Liga Denmark. (Foto: AFP/Adrian Dennis)
Laga-laga besar yang pernah ia pimpin adalah Semifinal Piala Dunia 2002 dan juga Final Liga Champions Eropa 2004. Kim Milton Nielsen gantung sepatu menjadi wasit pada tahun 2006 di usia ke-45 tahun setelah memimpin laga terakhirnya di Liga Denmark. (Foto: AFP/Adrian Dennis)

Laga-laga besar yang pernah ia pimpin adalah Semifinal Piala Dunia 2002 dan juga Final Liga Champions Eropa 2004. Kim Milton Nielsen gantung sepatu menjadi wasit pada tahun 2006 di usia ke-45 tahun setelah memimpin laga terakhirnya di Liga Denmark. (Foto: AFP/Adrian Dennis)

Howard Webb yang merupakan wasit berkebangsaan Inggris ini terkenal tegas dalam mengambil keputusan. Webb yang berkarier kurang lebih 9 tahun dari 2005 hingga 2014 terpilih sebagai wasit nomor 1 dunia versi IFFHS pada tahun 2013 mengalahkan Nicoli Rizzola. (Foto: AFP/Martin Bernetti)
Howard Webb yang merupakan wasit berkebangsaan Inggris ini terkenal tegas dalam mengambil keputusan. Webb yang berkarier kurang lebih 9 tahun dari 2005 hingga 2014 terpilih sebagai wasit nomor 1 dunia versi IFFHS pada tahun 2013 mengalahkan Nicoli Rizzola. (Foto: AFP/Martin Bernetti)

Howard Webb yang merupakan wasit berkebangsaan Inggris ini terkenal tegas dalam mengambil keputusan. Webb yang berkarier kurang lebih 9 tahun dari 2005 hingga 2014 terpilih sebagai wasit nomor 1 dunia versi IFFHS pada tahun 2013 mengalahkan Nicoli Rizzola. (Foto: AFP/Martin Bernetti)

Howard Webb Pernah memimpin dua laga besar dalam setahun yakni, Final Liga Champions 2010 Inter Milan melawan Bayern Munchen dan Piala Dunia 2010 antara Belanda melawan Spanyol. Dirinya lah wasit pertama yang mencapai prestasi tersebut. (Foto: AFP/Javier Soriano)
Howard Webb Pernah memimpin dua laga besar dalam setahun yakni, Final Liga Champions 2010 Inter Milan melawan Bayern Munchen dan Piala Dunia 2010 antara Belanda melawan Spanyol. Dirinya lah wasit pertama yang mencapai prestasi tersebut. (Foto: AFP/Javier Soriano)

Howard Webb Pernah memimpin dua laga besar dalam setahun yakni, Final Liga Champions 2010 Inter Milan melawan Bayern Munchen dan Piala Dunia 2010 antara Belanda melawan Spanyol. Dirinya lah wasit pertama yang mencapai prestasi tersebut. (Foto: AFP/Javier Soriano)

Markus Merk merupakan salah satu wasit yang disegani dalam sejarah sepak bola. Ia pernah memimpin Final Piala Winner 1997, Final Liga Champions 2003 dan Final Piala Eropa 2004. (Foto: AFP/Philippe Huguen)
Markus Merk merupakan salah satu wasit yang disegani dalam sejarah sepak bola. Ia pernah memimpin Final Piala Winner 1997, Final Liga Champions 2003 dan Final Piala Eropa 2004. (Foto: AFP/Philippe Huguen)

Markus Merk merupakan salah satu wasit yang disegani dalam sejarah sepak bola. Ia pernah memimpin Final Piala Winner 1997, Final Liga Champions 2003 dan Final Piala Eropa 2004. (Foto: AFP/Philippe Huguen)

Wasit asal Jerman ini pemegang jumlah terbanyak dalam memimpin pertandingan di Liga Jerman, bahkan ia mendapatkan penghargaan Best Referee of the Year sebanyak 3 kali. (Foto: AFP/Adrian Dennis)
Wasit asal Jerman ini pemegang jumlah terbanyak dalam memimpin pertandingan di Liga Jerman, bahkan ia mendapatkan penghargaan Best Referee of the Year sebanyak 3 kali. (Foto: AFP/Adrian Dennis)

Wasit asal Jerman ini pemegang jumlah terbanyak dalam memimpin pertandingan di Liga Jerman, bahkan ia mendapatkan penghargaan Best Referee of the Year sebanyak 3 kali. (Foto: AFP/Adrian Dennis)

Pierluigi Collina adalah salah satu wasit terbaik dunia. Dia pernah memenangkan Penghargaan Wasit Terbaik Dunia IFFHS enam kali berturut-turut, dari tahun 1998 hingga 2003. Wasit berkepala plontos ini menjadi wasit FIFA dari tahun 1995-2005. (Foto: AFP/Martin Bureau)
Pierluigi Collina adalah salah satu wasit terbaik dunia. Dia pernah memenangkan Penghargaan Wasit Terbaik Dunia IFFHS enam kali berturut-turut, dari tahun 1998 hingga 2003. Wasit berkepala plontos ini menjadi wasit FIFA dari tahun 1995-2005. (Foto: AFP/Martin Bureau)

Pierluigi Collina adalah salah satu wasit terbaik dunia. Dia pernah memenangkan Penghargaan Wasit Terbaik Dunia IFFHS enam kali berturut-turut, dari tahun 1998 hingga 2003. Wasit berkepala plontos ini menjadi wasit FIFA dari tahun 1995-2005. (Foto: AFP/Martin Bureau)

Pertandingan besar yang pernah dipimpinnya adalah final sepakbola Olimpiade 96 antara Nigeria dan Argentina, final Liga Champions antara Bayern Muenchen dan Manchester United di 1999, dan final Piala Dunia 2002 antara Brasil melawan Jerman. (Foto: AFP/Pedro Ugarte)
Pertandingan besar yang pernah dipimpinnya adalah final sepakbola Olimpiade 96 antara Nigeria dan Argentina, final Liga Champions antara Bayern Muenchen dan Manchester United di 1999, dan final Piala Dunia 2002 antara Brasil melawan Jerman. (Foto: AFP/Pedro Ugarte)

Pertandingan besar yang pernah dipimpinnya adalah final sepakbola Olimpiade 96 antara Nigeria dan Argentina, final Liga Champions antara Bayern Muenchen dan Manchester United di 1999, dan final Piala Dunia 2002 antara Brasil melawan Jerman. (Foto: AFP/Pedro Ugarte)