FOTO: 7 Striker Pencetak Gol Terbanyak sebagai Pemain Pengganti dalam Sejarah Premier League

·Bacaan 1 menit
1. Jermain Defoe. Striker asal Inggris yang pernah memperkuat West Ham, Tottenham, Portsmouth, Sunderland dan Bournemouth dalam rentang 1999-2018 ini mampu mencetak 24 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 128,8 menit per gol. (AFP/Lindsey Parnaby)
1. Jermain Defoe. Striker asal Inggris yang pernah memperkuat West Ham, Tottenham, Portsmouth, Sunderland dan Bournemouth dalam rentang 1999-2018 ini mampu mencetak 24 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 128,8 menit per gol. (AFP/Lindsey Parnaby)

1. Jermain Defoe. Striker asal Inggris yang pernah memperkuat West Ham, Tottenham, Portsmouth, Sunderland dan Bournemouth dalam rentang 1999-2018 ini mampu mencetak 24 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 128,8 menit per gol. (AFP/Lindsey Parnaby)

2. Olivier Giroud. Striker asal Prancis yang pernah memperkuat Arsenal (2012-2017) dan Chelsea (2017-sekarang) telah mencetak 20 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 94,6 menit per gol. (AFP/Ian Kington)
2. Olivier Giroud. Striker asal Prancis yang pernah memperkuat Arsenal (2012-2017) dan Chelsea (2017-sekarang) telah mencetak 20 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 94,6 menit per gol. (AFP/Ian Kington)

2. Olivier Giroud. Striker asal Prancis yang pernah memperkuat Arsenal (2012-2017) dan Chelsea (2017-sekarang) telah mencetak 20 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 94,6 menit per gol. (AFP/Ian Kington)

3. Javier Hernandez. Striker berkebangsaan Meksiko yang pernah memperkuat Manchester United (2010-2016) dan West Ham (2017-2019) telah mencetak 19 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 93,4 menit per gol. (AFP/Paul Ellis)
3. Javier Hernandez. Striker berkebangsaan Meksiko yang pernah memperkuat Manchester United (2010-2016) dan West Ham (2017-2019) telah mencetak 19 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 93,4 menit per gol. (AFP/Paul Ellis)

3. Javier Hernandez. Striker berkebangsaan Meksiko yang pernah memperkuat Manchester United (2010-2016) dan West Ham (2017-2019) telah mencetak 19 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 93,4 menit per gol. (AFP/Paul Ellis)

4. Ole Gunnar Solskjaer. Striker berkebangsaan Norwegia yang memiliki julukan supersub ini telah mencetak 17 gol selama menjadi pemain pengganti di Manchester United dalam rentang 1996-2007 dengan rasio 92,9 menit per gol. (AFP/Paul Barker)
4. Ole Gunnar Solskjaer. Striker berkebangsaan Norwegia yang memiliki julukan supersub ini telah mencetak 17 gol selama menjadi pemain pengganti di Manchester United dalam rentang 1996-2007 dengan rasio 92,9 menit per gol. (AFP/Paul Barker)

4. Ole Gunnar Solskjaer. Striker berkebangsaan Norwegia yang memiliki julukan supersub ini telah mencetak 17 gol selama menjadi pemain pengganti di Manchester United dalam rentang 1996-2007 dengan rasio 92,9 menit per gol. (AFP/Paul Barker)

5. Daniel Sturridge. Striker asal Inggris yang pernah memperkuat Manchester City (2006-2009), Chelsea (2009-2013), Bolton Wanderers (2010-2011) dan Liverpool (2013-2019) ini mampu mencetak 17 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 106,7 menit per gol. (AFP/Paul Ellis)
5. Daniel Sturridge. Striker asal Inggris yang pernah memperkuat Manchester City (2006-2009), Chelsea (2009-2013), Bolton Wanderers (2010-2011) dan Liverpool (2013-2019) ini mampu mencetak 17 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 106,7 menit per gol. (AFP/Paul Ellis)

5. Daniel Sturridge. Striker asal Inggris yang pernah memperkuat Manchester City (2006-2009), Chelsea (2009-2013), Bolton Wanderers (2010-2011) dan Liverpool (2013-2019) ini mampu mencetak 17 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 106,7 menit per gol. (AFP/Paul Ellis)

6. Nwankwo Kanu. Striker asal Nigeria yang pernah memperkuat Arsenal (1998-2004), West Bromwich Albion (2004-2006) dan Portsmouth (2006-2012) mampu mencetak 17 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 159,1 menit per gol. (AFP/Odd Andersen)
6. Nwankwo Kanu. Striker asal Nigeria yang pernah memperkuat Arsenal (1998-2004), West Bromwich Albion (2004-2006) dan Portsmouth (2006-2012) mampu mencetak 17 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 159,1 menit per gol. (AFP/Odd Andersen)

6. Nwankwo Kanu. Striker asal Nigeria yang pernah memperkuat Arsenal (1998-2004), West Bromwich Albion (2004-2006) dan Portsmouth (2006-2012) mampu mencetak 17 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 159,1 menit per gol. (AFP/Odd Andersen)

7. Peter Crouch. Striker asal Inggris yang pernah memperkuat Tottenham Hotspur, QPR, Portsmouth, Aston Villa, Southampton, Liverpool, Stoke City dan Burnley dalam rentang 1998-2019 ini mampu mencetak 16 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 178,1 menit per gol. (AFP/Carl de Souza)
7. Peter Crouch. Striker asal Inggris yang pernah memperkuat Tottenham Hotspur, QPR, Portsmouth, Aston Villa, Southampton, Liverpool, Stoke City dan Burnley dalam rentang 1998-2019 ini mampu mencetak 16 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 178,1 menit per gol. (AFP/Carl de Souza)

7. Peter Crouch. Striker asal Inggris yang pernah memperkuat Tottenham Hotspur, QPR, Portsmouth, Aston Villa, Southampton, Liverpool, Stoke City dan Burnley dalam rentang 1998-2019 ini mampu mencetak 16 gol selama menjadi pemain pengganti dengan rasio 178,1 menit per gol. (AFP/Carl de Souza)