FOTO: Akibat Covid-19, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Bertambah 2,76 Juta

·Bacaan 1 menit
Aktivitas warga di permukiman padat penduduk di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS)  pun memperlihatkan kenaikan jumlah penduduk miskin di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan perdesaan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Aktivitas warga di permukiman padat penduduk di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) pun memperlihatkan kenaikan jumlah penduduk miskin di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan perdesaan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Aktivitas warga di permukiman padat penduduk di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) pun memperlihatkan kenaikan jumlah penduduk miskin di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan perdesaan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Seorang anak tertidur di atas ayunan buatan di permukiman padat penduduk di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Jika dibandingkan dengan September 2019, jumlah penduduk miskin di perkotaan naik 1,32 persen, sedangkan di perdesaan naik 0,60 persen. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Seorang anak tertidur di atas ayunan buatan di permukiman padat penduduk di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Jika dibandingkan dengan September 2019, jumlah penduduk miskin di perkotaan naik 1,32 persen, sedangkan di perdesaan naik 0,60 persen. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Seorang anak tertidur di atas ayunan buatan di permukiman padat penduduk di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Jika dibandingkan dengan September 2019, jumlah penduduk miskin di perkotaan naik 1,32 persen, sedangkan di perdesaan naik 0,60 persen. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Anak-anak bermain di permukiman padat penduduk kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan persentase penduduk miskin Indonesia naik 0,97 persen akibat pandemi Covid-19 atau meningkat 2,76 juta orang pada September 2020. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Anak-anak bermain di permukiman padat penduduk kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan persentase penduduk miskin Indonesia naik 0,97 persen akibat pandemi Covid-19 atau meningkat 2,76 juta orang pada September 2020. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Anak-anak bermain di permukiman padat penduduk kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan persentase penduduk miskin Indonesia naik 0,97 persen akibat pandemi Covid-19 atau meningkat 2,76 juta orang pada September 2020. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Aktivitas warga di permukiman padat penduduk di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS)  pun memperlihatkan kenaikan jumlah penduduk miskin di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan perdesaan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Aktivitas warga di permukiman padat penduduk di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) pun memperlihatkan kenaikan jumlah penduduk miskin di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan perdesaan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Aktivitas warga di permukiman padat penduduk di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) pun memperlihatkan kenaikan jumlah penduduk miskin di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan perdesaan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Aktivitas warga di permukiman padat penduduk di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Jika dibandingkan dengan September 2019, jumlah penduduk miskin di perkotaan naik 1,32 persen, sedangkan di perdesaan naik 0,60 persen. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Aktivitas warga di permukiman padat penduduk di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Jika dibandingkan dengan September 2019, jumlah penduduk miskin di perkotaan naik 1,32 persen, sedangkan di perdesaan naik 0,60 persen. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Aktivitas warga di permukiman padat penduduk di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Jika dibandingkan dengan September 2019, jumlah penduduk miskin di perkotaan naik 1,32 persen, sedangkan di perdesaan naik 0,60 persen. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Warga saat memasak di rumahnya di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan persentase penduduk miskin Indonesia naik 0,97 persen akibat pandemi Covid-19 atau meningkat 2,76 juta orang pada September 2020. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Warga saat memasak di rumahnya di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan persentase penduduk miskin Indonesia naik 0,97 persen akibat pandemi Covid-19 atau meningkat 2,76 juta orang pada September 2020. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Warga saat memasak di rumahnya di kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan persentase penduduk miskin Indonesia naik 0,97 persen akibat pandemi Covid-19 atau meningkat 2,76 juta orang pada September 2020. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Anak-anak bermain di permukiman padat penduduk kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS)  pun memperlihatkan kenaikan jumlah penduduk miskin di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan perdesaan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Anak-anak bermain di permukiman padat penduduk kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) pun memperlihatkan kenaikan jumlah penduduk miskin di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan perdesaan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Anak-anak bermain di permukiman padat penduduk kawasan Cakung, Jakarta, Senin (15/2/2021). Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) pun memperlihatkan kenaikan jumlah penduduk miskin di perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan perdesaan. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)